TARAKAN – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Jufri Budiman, menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa persidangan II Tahun 2026 di RT 20, Kelurahan Juwata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah keterbatasan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik wilayah Juwata Laut.
Jufri mengatakan, perkembangan permukiman di wilayah tersebut perlu diimbangi dengan penyediaan fasilitas dasar, termasuk penerangan jalan.
“Wilayah Juwata Laut terus berkembang, tetapi lampu jalan masih kurang dan belum merata,” ujar Jufri usai kegiatan reses.
Ia menjelaskan, sejumlah program pokok-pokok pikiran (pokir) tahun 2025 yang sebelumnya diusulkan, seperti semenisasi jalan lingkungan dan perbaikan siring, telah direalisasikan. Namun, masih terdapat aspirasi masyarakat yang belum dapat dipenuhi seluruhnya karena keterbatasan anggaran.
“Saya minta masyarakat bersabar. Semua aspirasi yang dititipkan tetap akan diperjuangkan. Prioritas kami adalah pelayanan publik seperti jalan, drainase, siring, dan tentu PJU,” tegasnya.
Selain persoalan PJU, masyarakat turut menyampaikan kondisi jalan menuju SMP Negeri 6 Tarakan yang mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena merupakan akses yang digunakan dalam aktivitas masyarakat dan pelajar.
Jufri menjelaskan, penanganan jalan tersebut berada dalam kewenangan Pemerintah Kota Tarakan. Meski demikian, ia memastikan akan berkoordinasi dengan pemerintah kota maupun perangkat daerah terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
“Pak RT sudah menyampaikan proposal ke Dinas PU. Meski kewenangan jalan itu di kota, kita bisa diskusikan dan berkoordinasi dengan gubernur agar ada solusi terbaik,” jelasnya.
Untuk sejumlah usulan pembangunan pada tahun anggaran 2026, Jufri mengatakan pihaknya akan melihat kemungkinan pengusulan melalui mekanisme perubahan anggaran dengan tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku.
Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses akan menjadi bahan pembahasan DPRD sesuai skala prioritas pembangunan.
Melalui kegiatan reses tersebut, Jufri berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjaga. Menurutnya, penyampaian aspirasi secara langsung penting agar kebijakan pembangunan dapat disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

