TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Cahaya lampu panggung memantul di langit malam Tana Tidung saat ribuan pasang mata memusatkan perhatian pada penampilan penutup sang bintang tamu, Charli, penyanyi ibu kota yang menutup Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pedalaman, Kamis (27/11/2025) malam. Suasana di Ruang Terbuka Hijau Jusuf Abdullah malam itu begitu padat—penuh sesak oleh warga yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Bagi Sekretaris Daerah Tana Tidung, H Hersonsyah, momen tersebut bukan sekadar penutup acara, melainkan penegasan bahwa festival tahunan ini telah menjadi denyut baru bagi seni, budaya, dan ekonomi masyarakat.
“Agenda rutin yang kita selenggarakan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini memang kita dedikasikan untuk memperkenalkan budaya-budaya asli Tana Tidung,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama festival ini adalah meningkatkan nilai-nilai seni budaya dan menjaga warisan leluhur tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, antusiasme masyarakat menjadi bukti kuat bahwa festival ini semakin mendapat tempat di hati warga, baik di Tana Tidung maupun dari kabupaten/kota lain se-Kalimantan Utara. “Alhamdulillah acaranya berjalan baik dan benar-benar mendapat tanggapan yang sangat menarik,” katanya.
Festival yang berlangsung selama beberapa hari itu tidak hanya menampilkan tari-tarian pesisir dan pedalaman. Pemerintah Kabupaten Tana Tidung juga menggratiskan 99 stand UMKM bagi pelaku usaha lokal maupun dari luar daerah. Dampaknya terasa jelas.
“Perputaran ekonomi meningkat, baik bagi pedagang maupun masyarakat. Ini juga berdampak pada transportasi dan hotel,” jelas Hersonsyah. Penuh sesaknya area RTH pada malam penutupan menjadi bukti betapa besar perputaran ekonomi yang tercipta selama festival berlangsung.
Hersonsyah menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat. Mulai dari panitia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, OPD terkait, TNI/Polri, Satpol PP, Damkar, Dishub, Dinas Kesehatan, hingga para relawan.
“Ini kerja besar kami. Kolaborasi kuat dari semua OPD. Kami juga mendapatkan arahan dan masukan dari Bupati Ibrahim Ali dan Ibu Vamelia Ibrahim, serta stakeholder lainnya,” ungkapnya.
Tidak ketinggalan, ia juga memberikan penghargaan khusus bagi insan pers. “Terima kasih kepada teman-teman wartawan yang menjadi mitra kami dalam mempromosikan budaya pesisir dan pedalaman. Kita berharap gaungnya sampai ke tingkat nasional.”
Festival Tari Kreasi Pesisir dan Pedalaman merupakan salah satu program prioritas Pemkab Tana Tidung di bidang seni dan budaya. Karena itu, peningkatan kualitas pelaksanaan akan terus dilakukan.
“Insyaallah tahun depan kita laksanakan lagi. Mudah-mudahan bisa lebih meriah dari tahun ini,” ujarnya optimis.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Tana Tidung kembali membuktikan diri sebagai kabupaten muda yang serius merawat tradisi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat melalui event budaya. (rko)


