TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Tasmiyah Massal dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Masjid Attaqwa, Kabupaten Tana Tidung, Senin (31/8/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut turut dihadiri Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, S.P., bersama masyarakat dan para peserta tasmiyah. Sejak kegiatan berlangsung, nuansa religius begitu terasa. Anak-anak yang mengikuti tasmiyah menjadi bagian penting dari peringatan Maulid Nabi, sekaligus menjadi simbol harapan lahirnya generasi penerus yang tumbuh dengan nilai-nilai keislaman.
Bagi masyarakat, tasmiyah bukan sekadar prosesi pemberian nama. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari doa dan harapan agar anak-anak yang tumbuh di tengah keluarga dan lingkungan masyarakat mendapatkan keberkahan serta kelak menjadi generasi yang memiliki akhlak mulia.
Bupati Ibrahim Ali memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat dengan nilai keagamaan tersebut.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, khususnya kepada generasi muda sejak usia dini.
“Apresiasi yang tinggi saya sampaikan atas terselenggaranya kegiatan yang sarat dengan nilai keagamaan dan kebersamaan ini,” ujar Ibrahim Ali.
Ia menilai, kegiatan seperti Tasmiyah Massal memiliki makna penting dalam kehidupan bermasyarakat. Selain memperkuat nilai-nilai keislaman, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarmasyarakat.
Di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan masyarakat, momentum keagamaan seperti ini menjadi ruang untuk kembali memperkuat hubungan sosial sekaligus mengingat kembali keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.
Bupati berharap, semangat Maulid Nabi dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, kepedulian, gotong royong, serta menjaga ukhuwah di tengah masyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini, kita semakin mencintai Rasulullah SAW, meneladani akhlak beliau, serta senantiasa mempererat ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Doa untuk Generasi Masa Depan
Lebih jauh, perhatian Bupati Ibrahim Ali juga tertuju kepada anak-anak yang mengikuti Tasmiyah Massal.
Di balik wajah polos dan langkah kecil mereka dalam mengikuti kegiatan tersebut, tersimpan harapan besar keluarga dan masyarakat. Mereka dipandang sebagai generasi yang kelak akan melanjutkan pembangunan daerah dan menjadi bagian penting dari masa depan Tana Tidung.
Karena itu, Bupati mendoakan agar seluruh anak yang mengikuti tasmiyah senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan dan tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan salehah.
“Semoga anak-anak yang mengikuti tasmiyah ini diberikan keberkahan, kesehatan, menjadi anak yang saleh dan salehah, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berguna bagi keluarga, agama, daerah, bangsa serta negara,” tutur Ibrahim Ali.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan manusia, terutama pembentukan karakter dan akhlak generasi sejak dini, menjadi fondasi yang tidak kalah penting.
Melalui kegiatan Tasmiyah Massal dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat diajak untuk tidak hanya mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menghadirkan kembali nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan.
Masjid Attaqwa pun menjadi saksi bagaimana tradisi keagamaan, silaturahmi dan doa untuk generasi penerus berpadu dalam satu momentum.
Dari lantunan doa hingga wajah-wajah ceria anak-anak peserta tasmiyah, terselip satu harapan yang sama: lahirnya generasi Tana Tidung yang tidak hanya cerdas dan sehat, tetapi juga memiliki iman, akhlak dan kepedulian terhadap sesama. (rko)

