MALINAU, Metrokaltara.com — Keberadaan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) hingga saat ini terus mendapat respons dan dukungan positif dari masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas dari peran aktif Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Malinau, Sdr. Samsul, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Lembaga Adat Tidung Malinau.
Ia menilai situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Malinau saat ini berada dalam kondisi yang sangat kondusif, berkat dedikasi aparat kepolisian yang bekerja siang dan malam tanpa mengenal lelah.
“Keamanan di Malinau yang kita rasakan hari ini bukan terjadi begitu saja. Ada kerja keras aparat kepolisian yang terus berjaga, memastikan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang, baik siang maupun malam hari,” ujar Samsul.
Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan rasa aman dan membangun kepercayaan publik. Di berbagai kesempatan, aparat kepolisian kerap hadir di tengah masyarakat, mulai dari pengamanan kegiatan adat, sosial, hingga pendampingan dalam menyelesaikan persoalan kamtibmas secara humanis.
Lebih lanjut, Samsul juga menegaskan dukungannya terhadap posisi Polri yang tetap berada langsung di bawah komando Presiden Republik Indonesia. Ia menilai hal tersebut sangat penting untuk menjaga profesionalisme, independensi, serta efektivitas institusi kepolisian dalam menjalankan tugas negara.
“Kami mendukung penuh Polri tetap berada di bawah komando Presiden Republik Indonesia. Keberadaan Polri sangat krusial dalam menjaga stabilitas keamanan, profesionalisme, dan efektivitas lembaga kepolisian di seluruh wilayah, termasuk di daerah perbatasan seperti Malinau,” tegasnya.
Ia berharap ke depan Polri terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan yang humanis, responsif, dan berkeadilan, serta tetap menjalin sinergi dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen daerah.
“Keamanan adalah pondasi pembangunan. Jika daerah aman dan tertib, maka roda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat akan berjalan dengan baik,” pungkas Samsul. (rko)

