Tukang Ojek Cabuli Tetangganya Dari SD Hingga SMP

by Muhammad Aras

Tampak pelaku US (60) saat diamankan Jajajaran Satreskrim Polres Bulungan, Rabu (8/1/2020)

TANJUNG SELOR, MK – US (60) tega mencabuli seorang anak sebut saja mawar (14) bukan nama sebenarnya sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) hingga kelas 1 SMP. Pelaku yang kesehariannya adalah tukang ojek mencabuli korban ditempat yang sepi.

“Mulai dari kelas 6 SD sampai kelas 1 SMP dicabuli, pelaku adalah seorang tukang ojek yang selalu mengantar korban ke Sekolah,” ujar Kasat Reskrim Polres Bulungan AKP Belnas Pali Padang melalui Kanit Resum Ipda Bernard F Siregar kepada Metro Kaltara, Rabu (8/1).

Ia menuturkan, modus yang dilakukan pelaku adalah korban kerap diberi uang hingga dikasih makan. Setelah itu pelaku membawa korban ke tempat sepi lalu menyetubuhinya.

“Modusnya dia kalau ada uang 10 ribu dikasih makan setelah itu di cabuli. Pelaku mencari tempat yang sepi, di pos ronda lah, dikamar, pokoknya tempat-tempat sepi disitulah pelaku mencabuli korban,” tuturnya.

Aksi pelaku akhirnya terungkap setelah Tante korban curiga dengan sikap keponakannya yang takut jika melihat pelaku. Hingga akhirnya korban menceritakan kepada tantenya atas kelakuan bejat pria paru baya tersebut.

“Jadi pelaku ini dianggap orang tua sendiri karena korban ini ayahnya sakit stroke sementara ibunya pergi ngga tahu kemana jadi merawat korban adalah tantenya,” kata pria berpangkat satu balok ini.

“Terungkap tuh karena tante korban merasa curiga kenapa dia takut sama pelaku ada apa ini, ternyata korban mengaku telah dicabuli berulang kali. Akhirnya tantenya melapor ke polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan di rumahnya di Gang Family tadi pagi,” terangnya.

Kepada polisi, pelaku melakukan aksi bejatnya lantaran suka dengan korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Undang-Undang tentang pasal perlindungan anak dengan ancaman minimal 7 tahun penjara. (as)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: