Bulungan, MK – Wakil Bupati (Wabup) Bulungan, Kilat, A.Md didampingi Sekretaris Daerah, Risdianto, S.Pi., M.Si memimpin diskusi informal terkait pelaksanaan Program Kawasan Cepat Tumbuh di Koridor Barat Kabupaten Bulungan. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Bupati pada Selasa malam (30/6) dan dihadiri perangkat daerah terkait, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Universitas Kaltara, serta perwakilan Kecamatan Peso.
Diskusi membahas langkah strategis dalam pelaksanaan Program Kawasan Cepat Tumbuh yang mencakup pengembangan Kawasan Agrokompleks dan Pelatihan Petani Muda di 10 desa di Koridor Barat Kabupaten Bulungan. Program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pertanian berbasis potensi lokal.
Wakil Bupati Kilat menegaskan, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar program dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Program Kawasan Cepat Tumbuh ini harus kita laksanakan secara terpadu dan berkelanjutan. Kolaborasi antara pemerintah daerah, mitra pembangunan, perguruan tinggi, dan masyarakat sangat penting agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di desa,” ujar Kilat.
Ia menambahkan, pengembangan kawasan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di sektor pertanian.
“Melalui pelatihan petani muda dan pengembangan kawasan agrokompleks, kita ingin melahirkan petani-petani yang produktif, inovatif, dan mampu mengembangkan potensi daerah secara mandiri,” tambahnya.
Wabup juga berharap Program Kawasan Cepat Tumbuh dapat mendukung pelaksanaan Pembangunan Kawasan Terpadu (Integrated Area Development) di Lanskap Kayan yang menjadi salah satu fokus pembangunan Kabupaten Bulungan.
“Harapan kita, program ini menjadi bagian dari upaya membangun kawasan Koridor Barat secara menyeluruh, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Lanskap Kayan,” tutupnya.
Melalui diskusi tersebut, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat koordinasi dan menyusun langkah-langkah implementasi agar Program Kawasan Cepat Tumbuh di 10 desa Koridor Barat dapat berjalan sesuai target dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah. (Fy/red)

