Warga Tarakan Utara Antusias Ikuti Kegiatan Budaya “Bedug Sahur” yang Digagas LPM Juata Laut

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Juata Laut menggelar kegiatan kebudayaan “Bedug Sahur” sebagai bentuk mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat di Kecamatan Tarakan Utara.

Ketua LPM Juata Laut, Agusalim, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu upaya menjaga kekompakan masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal yang telah menjadi tradisi di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Melalui kegiatan ini kita ingin menjaga kekompakan masyarakat di Kecamatan Tarakan Utara. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya yang dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat dalam menyambut dan menjalankan ibadah puasa Ramadan,” ujar Agusalim ditemui usai kegiatan, Kamis (12/3/26).

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang bahkan ditingkatkan pelaksanaannya agar semakin memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus digagas, dipertahankan, bahkan ditingkatkan di masa mendatang. Ini demi kemajuan bersama dan terciptanya silaturahmi yang baik di tengah masyarakat,” katanya.

Agusalim mengungkapkan, dari tahun ke tahun antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut cenderung meningkat. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang hadir dan menyaksikan rangkaian acara yang digelar.

Menurutnya, tujuan utama kegiatan ini memang untuk menghadirkan hiburan bagi masyarakat Tarakan Utara, khususnya warga Juata Laut.

Namun demikian, ia mengakui pada tahun ini jumlah peserta sedikit berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan adanya kendala teknis, terutama terkait sumber daya manusia (SDM) dalam penyelenggaraan kegiatan.

“Kami harus akui tahun ini ada sedikit kendala teknis, terutama dari sisi SDM sehingga pelaksanaan kegiatan agak terlambat. Hal itu kemungkinan juga berpengaruh terhadap jumlah peserta yang ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Meski demikian, kegiatan tersebut tetap memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk dalam mendorong perputaran ekonomi lokal.

Suasana Bedug Sahur yang Finish di Pelabuhan Fery Juata laut.

Agusalim menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan momen dengan membuka lapak usaha.

“Kegiatan seperti ini juga bisa menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi para pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi dan mencari rezeki,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agusalim juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

Dukungan tersebut antara lain berasal dari Pemerintah Kota Tarakan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta sejumlah organisasi dan unsur masyarakat yang turut membantu kelancaran acara.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari unsur pengusaha pesisir, Koramil, Polsek, Pos TNI Angkatan Laut, pihak kelurahan dan kecamatan, serta organisasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) dan masyarakat Juata Laut secara umum.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian semua pihak untuk menyukseskan kegiatan masyarakat,” tutupnya.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses