Berawal dari Mimpi 2021, “Kawan Teras Coffe” Kini Hadir Warnai Dunia Perkopian Tarakan

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Di tengah menjamurnya usaha kedai kopi di Kota Tarakan yang dikenal dengan julukan “kota 1001 kafe”, sebuah coffee shop yang diberi nama “Kawan Teras Coffe” resmi diluncurkan pada Selasa malam (10/6/26). Berlokasi di Jalan Cendana RT 2, Kelurahan Lingkas Ujung, tepat di depan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), usaha milik pemuda lokal Lingkas Ujung ini hadir dengan konsep yang menggabungkan tempat nongkrong, kebersamaan, dan kegiatan keagamaan.

Owner Kawan Teras Coffe, Helmi Kurniawan, mengatakan bahwa usaha tersebut merupakan hasil perjuangan panjang setelah sebelumnya pernah mencoba berbagai jenis usaha yang belum berjalan sesuai harapan. Berbekal pengalaman tersebut, ia tidak menyerah dan terus berupaya membangun usaha yang sesuai dengan minatnya.

“Kalau usaha sebelumnya saya pernah mencoba usaha sembako sampai pakaian. Karena saya juga pencinta kopi, akhirnya saya memilih membuka usaha di bidang kopi,” ujar Helmi saat ditemui di sela-sela launching Kawan Teras Coffe.

Menurutnya, gagasan mendirikan Kawan Teras Coffe sebenarnya sudah muncul sejak 2021. Namun, berbagai persiapan dan pertimbangan membuat usaha tersebut baru dapat direalisasikan pada tahun 2026.

“Pemikirannya sudah ada sejak 2021. Alhamdulillah baru bisa terlaksana tahun ini,” katanya.

Nama Kawan Teras Coffe dipilih karena menggambarkan kebiasaan berkumpul bersama teman-teman dalam suasana santai dan penuh keakraban baik tua maupun yang muda.

“Dari kaum muda sampai yang lebih tua sering kumpul bersama. Dari situlah muncul nama Kawan Teras,” ungkapnya.

Selain menawarkan suasana yang nyaman, Kawan Teras Coffe menyediakan berbagai menu kopi dengan harga yang terjangkau. Beberapa menu andalan yang tersedia di antaranya kopi aren dan americano, dengan kisaran harga mulai dari Rp10 ribu hingga Rp13 ribu per gelas.

Untuk bahan baku kopi, Helmi mengaku menggunakan kopi merek Mr. Bean yang dipilih untuk menghadirkan cita rasa khas bagi pelanggan.

Yang membedakan Kawan Teras Coffe dari kedai kopi lainnya, lanjut Helmi, adalah adanya kegiatan kajian Islami yang rutin dilaksanakan setiap pekan. Selain itu, tempat tersebut juga ada fasilitas hiburan seperti permainan PlayStation bagi pengunjung.

“Setiap minggu kami mengadakan kajian Islami. Selain itu juga ada fasilitas PlayStation untuk teman-teman yang ingin berkumpul dan bersantai,” jelasnya.

Dalam menyambut perhelatan Piala Dunia 2026, Kawan Teras Coffe juga menyiapkan fasilitas nonton bareng (nobar) bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan sepak bola bersama teman maupun keluarga.

“Kalau teman-teman tidak punya tempat untuk nobar, kami menyediakan tempat di Kawan Teras Coffe untuk nonton bersama,” ujarnya.

“Kawan Teras Coffe”

Saat ditanya mengenai banyaknya usaha kopi dan gerobak kopi yang bermunculan di Tarakan, Helmi mengaku tidak menganggap hal tersebut sebagai ancaman. Menurutnya, setiap pelaku usaha memiliki pasar dan rezekinya masing-masing.

“Kalau soal persaingan saya tidak masalah. Rezeki yang sudah tertakar tidak akan tertukar. Setiap tempat punya cita rasa dan keunikannya sendiri,” katanya.

Saat ini, Kawan Teras Coffe beroperasi mulai pukul 09.00 hingga 00.00 WITA. Helmi berharap usahanya dapat terus berkembang, dikenal oleh kalangan anak muda maupun masyarakat umum, serta mampu membuka lapangan pekerjaan di masa mendatang.

“Harapannya semoga usaha ini terus berkembang, semakin besar, dan ke depannya bisa membuka cabang serta memberikan kesempatan kerja bagi teman-teman yang ingin bergabung,” pungkasnya.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses