Tanjung Selor, MK – Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara menyelenggarakan Rapat Progres Kegiatan Air Minum Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau, Rabu (26/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur air minum berjalan sesuai rencana, baik dari sisi progres fisik maupun penyelesaian kendala di lapangan.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sei Nyamuk, Gedung BPBPK Kalimantan Utara tersebut dibuka oleh Kepala BPBPK Kalimantan Utara dan dihadiri jajaran terkait, termasuk penyedia jasa serta konsultan supervisi.
Kepala BPBPK Kaltara, Syafrudin mengatakan, Agenda rapat difokuskan pada pemantauan dan evaluasi realisasi fisik sejumlah kegiatan pembangunan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan pekerjaan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan kegiatan.
“Rapat progres ini penting untuk memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai target dan ketentuan yang telah ditetapkan. Setiap kendala yang ditemukan di lapangan harus segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Tiga paket pekerjaan menjadi fokus utama pembahasan, yakni pembangunan jaringan perpipaan SPAM Gunung Seriang di Kabupaten Bulungan, pembangunan jaringan perpipaan SPAM Kuala Lapang di Kabupaten Malinau, serta peningkatan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) 20 liter/detik SPAM Kuala Lapang.
Dalam pembahasan masing-masing paket, tim melakukan evaluasi terhadap capaian progres fisik, kondisi pelaksanaan pekerjaan, serta kendala teknis maupun nonteknis yang ditemui di lapangan. Penyedia jasa dan konsultan supervisi turut menyampaikan perkembangan pekerjaan serta langkah tindak lanjut yang diperlukan untuk menjaga pencapaian target.
“Koordinasi antara balai, penyedia jasa, dan konsultan supervisi harus terus diperkuat. Dengan komunikasi yang baik dan tindak lanjut yang cepat, berbagai persoalan di lapangan dapat diselesaikan sehingga pekerjaan tetap berada pada jalur yang telah direncanakan,” lanjutnya.
Pembangunan dan peningkatan infrastruktur SPAM tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan akses serta kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat di Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Malinau. Melalui evaluasi secara berkala, BPBPK Kalimantan Utara memastikan pelaksanaan kegiatan tidak hanya mengejar capaian fisik, tetapi juga memperhatikan kualitas pekerjaan dan kebermanfaatannya bagi masyarakat.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan teknis dan penyusunan tindak lanjut atas sejumlah catatan hasil evaluasi. Hasil rapat diharapkan menjadi acuan bersama bagi seluruh pihak terkait dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan dan memastikan target pembangunan infrastruktur air minum dapat tercapai secara efektif dan tepat sasaran. (Fy/red)

