Satker Pelaksanaan Cipta Karya Gelar PCM untuk Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi

by Redaksi Kaltara

Tanjung Selor, MK — Melanjutkan tahapan setelah penandatanganan kontrak, Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya melaksanakan Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak (Pre-Construction Meeting/PCM) pada Kamis (20/8/2026), pukul 10.00 WITA, bertempat di Ruang Audio Visual Kantor BPBPK Kalimantan Utara.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran internal BPBPK Kalimantan Utara, penyedia jasa CV. Mutiara Utama Construction, serta konsultan CV. Sains Art Consulindo KSO PT. Gumilang Sajati. Pertemuan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama sebelum pekerjaan konstruksi mulai dilaksanakan di lapangan.

Dalam rapat, sejumlah agenda strategis dibahas, mulai dari pemantapan struktur organisasi proyek, pembagian tugas dan tanggung jawab, alur komunikasi antarpihak, mekanisme pengawasan, hingga penyusunan dan pengendalian jadwal pelaksanaan pekerjaan.

Selain itu, rapat turut membahas kesiapan mobilisasi, dokumen Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta rencana pemeriksaan lapangan bersama. Pembahasan tersebut diarahkan untuk memastikan aspek mutu, keselamatan, waktu, dan koordinasi dapat dikendalikan sejak awal pelaksanaan pekerjaan.

“PCM merupakan tahapan penting untuk menyamakan pemahaman seluruh pihak yang terlibat, baik dari sisi pelaksanaan pekerjaan, pengawasan, komunikasi maupun pemenuhan aspek keselamatan konstruksi. Dengan koordinasi yang baik sejak awal, diharapkan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan kontrak dan target yang telah ditetapkan,” ujar perwakilan jajaran internal BPBPK Kalimantan Utara

Melalui rapat persiapan ini, seluruh pihak juga diharapkan dapat mengidentifikasi potensi kendala sejak dini dan menyiapkan langkah mitigasi yang diperlukan. Pemeriksaan lapangan bersama selanjutnya menjadi salah satu langkah untuk memastikan kondisi aktual di lapangan sesuai dengan dokumen perencanaan dan kebutuhan pelaksanaan pekerjaan.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan kesiapan lapangan, dokumen, sumber daya, serta penerapan SMKK sebelum pekerjaan berjalan. Kita ingin setiap tahapan dilaksanakan secara tertib, aman, dan memenuhi standar mutu yang dipersyaratkan,” tambahnya.

Pelaksanaan PCM tersebut diharapkan menjadi fondasi koordinasi yang kuat antara pemilik pekerjaan, penyedia jasa, dan konsultan. Dengan sinergi seluruh pihak, pelaksanaan pekerjaan konstruksi diharapkan dapat berlangsung secara efektif, tepat waktu, memenuhi standar mutu, serta mengedepankan keselamatan kerja. (Fy/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses