Sebatik Barat, MK – Olahraga mini soccer kini resmi menyapa masyarakat perbatasan. Bertempat di Lapangan Patangai, Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat, Bupati Nunukan yang didampingi jajaran pemerintah daerah secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Junior “Hajar Bro I” Tingkat SD dan SMP se-Pulau Sebatik, Senin (8/6/2026) sore.
Turnamen ini mencatatkan sejarah baru sebagai kompetisi mini soccer perdana yang diselenggarakan di wilayah Pulau Sebatik, bahkan di Kabupaten Nunukan. Turnamen diikuti oleh 21 tim tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 16 tim tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai wilayah di Pulau Sebatik.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah menginisiasi lahirnya turnamen ini. Sebagai cabang olahraga yang relatif baru bagi masyarakat Nunukan, mini soccer diharapkan mampu mengikuti jejak sukses olahraga futsal.
“Kami berharap turnamen ini membuat olahraga mini soccer makin dikenal dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Tidak hanya di Pulau Sebatik, mudah-mudahan ke depan olahraga ini bisa berkembang pesat di wilayah-wilayah lain di Kabupaten Nunukan,” ungkap Bupati dalam sambutannya.
Namun, perlu disadari bahwa tantangan terbesar dalam pengembangan olahraga baru ini adalah ketersediaan fasilitas. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nunukan mengajak sektor swasta untuk ikut andil dalam memajukan olahraga ini.
“Pengembangan mini soccer membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama para pengusaha untuk berinvestasi membangun lapangannya. Jika berkaca dari perkembangan futsal yang sedemikian pesat, kami yakin jika ada lapangan yang memadai, mini soccer juga akan berkembang sangat baik di sini,” tambahnya.
Di hadapan para atlet junior yang tampak antusias, Bupati memberikan pesan mengenai pentingnya sportivitas dan persaudaraan dalam setiap pertandingan.
“Kalah dan menang adalah hal yang biasa dalam setiap pertandingan. Yang paling penting adalah tetap menjaga kerukunan dan persaudaraan. Jangan sampai gara-gara pertandingan kita justru saling bertengkar satu sama lain. Junjung tinggi sportivitas dan fair play!,” tegasnya.
Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan kick off oleh Bupati Nunukan sebagai tanda dimulainya pertandingan.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan , Plt. Sekretaris Daerah,Kadisbudporapar, Plt. Kadisdik, Kadis Pertanian , jajaran Forkopimcam Sebatik, para Camat se-Pulau Sebatik, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan laga pembuka.(**)

