TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Hamparan sawah hijau di Desa Sengkong menjadi saksi semangat membangun ketahanan pangan Kabupaten Tana Tidung. Di tengah lumpur sawah yang masih basah, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali tak sekadar hadir menyaksikan, tetapi ikut turun ke lahan bersama para petani menanam padi menggunakan metode Tanam Benih Langsung (TBL) dan metode tanam tradisional, Kamis (30/7/2026).
Pemandangan itu menggambarkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat. Tidak ada sekat antara pemimpin dan petani. Di atas lahan yang kelak menghasilkan bulir-bulir padi, tersimpan harapan agar Tana Tidung semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah. Selain meningkatkan produktivitas hasil panen, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata mendorong kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Turut mendampingi Bupati, Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung, Vamelia Ibrahim, yang mengambil bagian dalam Gerakan Menanam Cabai bersama TP PKK Desa Sengkong. Gerakan ini menjadi langkah sederhana namun memiliki dampak besar, yakni mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga sekaligus membantu menjaga stabilitas harga bahan pangan.
Dalam sambutannya, Ibrahim Ali memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Sengkong atas berbagai inovasi yang berhasil dikembangkan dalam sektor pertanian.
Menurutnya, keberanian menghadirkan terobosan baru menjadi bukti bahwa pembangunan desa akan berjalan lebih cepat ketika dipimpin oleh sosok yang memiliki semangat, kreativitas, dan keberpihakan kepada masyarakat.

Ketua TP PKK Tana Tidung Vamelia Ibrahim Bersama Wakil Ketua TP PKK Mharta Sabri Ikut Melakukan Penanaman Cabai
“Saya mengapresiasi Kepala Desa Sengkong yang terus berinovasi membangun sektor pertanian. Semangat seperti inilah yang kita harapkan, karena kemajuan daerah berawal dari kemajuan desa. Jika desa mampu mandiri dan produktif, maka Kabupaten Tana Tidung juga akan semakin kuat,” ujar Ibrahim Ali.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian melalui berbagai program yang berpihak kepada petani. Menurutnya, pertanian bukan hanya persoalan menghasilkan pangan, tetapi juga menjadi penyangga ekonomi masyarakat dan investasi masa depan daerah.
Metode Tanam Benih Langsung (TBL) yang diterapkan di Desa Sengkong diharapkan mampu meningkatkan efisiensi waktu tanam, mengurangi biaya produksi, sekaligus meningkatkan produktivitas lahan. Sementara metode tanam tradisional tetap dipertahankan sebagai bentuk pelestarian pengetahuan lokal yang telah diwariskan turun-temurun oleh para petani.
Kehadiran pemerintah di tengah sawah juga menjadi penyemangat bagi para petani. Kebersamaan yang terbangun mencerminkan bahwa pembangunan pertanian bukan hanya tanggung jawab petani, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
Bupati berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tana Tidung untuk terus mengembangkan sektor pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan membangun desa melalui inovasi, kolaborasi, serta semangat gotong royong.
“Ketahanan pangan tidak dibangun dari kota, tetapi dimulai dari desa. Ketika petani sejahtera dan lahan terus produktif, maka masa depan Tana Tidung akan semakin kokoh,” tegasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Tana Tidung, Wakil Bupati Tana Tidung Sabri bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Tana Tidung, Dandim 0914/TNT, para kepala OPD terkait, Kepala Desa Sengkong beserta jajaran, tokoh masyarakat, kelompok tani, dan warga Desa Sengkong yang bersama-sama meneguhkan semangat membangun ketahanan pangan dari desa. (rko)

