TARAKAN – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat se-Kalimantan Utara resmi dimulai, pada Selasa malam (13/1/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Dr. Ir. E. Herman Khaeron, M.Si, dan berlangsung di Ballroom Hotel Lotus Panaya, Kota Tarakan.
Pembukaan Rakerda dan Bimtek ini berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah tokoh penting, baik dari internal Partai Demokrat maupun unsur pemerintahan dan partai politik lainnya. Turut hadir jajaran DPP, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang diwakili oleh Ketua Kesbangpol Kaltara, Jonilius, Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, Wakil Wali Kota Tarakan sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kaltara, Ibnu Saud Is, serta Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus.
Selain itu, acara juga dihadiri para pimpinan partai politik tingkat provinsi, di antaranya Ketua DPW Partai NasDem Kaltara Supa’ad Hadianto, DPD Partai Hanura (Dino Andrian), DPW PAN Kaltara (Maqbul), perwakilan DPW PKB, serta mewakili Ketua DPD PPP Kaltara (Muhammad Hatta). Hadir pula seluruh ketua DPC Partai Demokrat se-Kalimantan Utara dan para anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Dr. Ir. E. Herman Khaeron, M.Si, menegaskan pentingnya persatuan dan kebersamaan antar partai politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, meskipun memiliki perbedaan tujuan, strategi, maupun identitas politik.
Kata Herman Khaeron dalam arahannya pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPD Partai Demokrat Kalimantan Utara yang digelar di Kota Tarakan.
Menurutnya, perbedaan partai politik merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang tidak boleh memecah persatuan sebagai satu kesatuan sosial. Ia menekankan bahwa nilai Bhinneka Tunggal Ika merupakan prinsip dasar yang telah mengantarkan Indonesia meraih kemerdekaan dan harus terus dijaga.
“Kita boleh memiliki jaket, cara, dan strategi yang berbeda, bahkan tujuan yang berbeda. Namun sebagai satu kesatuan sosial, kita tidak bisa dipisahkan oleh perbedaan itu,” ujar pria yang saat ini tengah duduk di komisi VI DPR RI.
Dalam kesempatan tersebut, Herman Khaeron juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu undangan dari partai-partai sahabat serta unsur pemerintah daerah. Ia menilai kehadiran lintas partai sebagai bentuk kedewasaan politik dan komitmen bersama dalam membangun daerah dan bangsa.
Ia turut menyampaikan rasa bangganya terhadap sejumlah kader Partai Demokrat yang kini berkiprah di partai politik lain dan duduk sebagai anggota legislatif. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa Partai Demokrat telah melahirkan banyak kader berkualitas yang berkontribusi di berbagai ruang politik.
“Untuk mencapai tujuan yang sama, kita boleh menggunakan kendaraan yang berbeda,” katanya.
Lebih lanjut, Herman Khaeron menjelaskan bahwa kehadiran jajaran lengkap DPP Partai Demokrat dari Jakarta merupakan bentuk perhatian khusus terhadap kader-kader di daerah, khususnya Kalimantan Utara yang memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dan etalase bangsa secara geopolitik.
Ia menekankan pentingnya pemahaman kader terhadap dinamika global dan geopolitik, mengingat Kalimantan Utara berbatasan langsung dengan negara tetangga. Oleh karena itu, pembekalan pengetahuan dan wawasan dinilai menjadi kebutuhan penting bagi kader partai.
Dalam Rakerda tersebut, DPP Partai Demokrat juga menghadirkan sejumlah pengurus pusat, di antaranya Ketua Dewan Pakar Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Sarjan Tahir, Wakil Sekretaris Jenderal Cemi Setiawan, Deputi Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK), Deputi Pemenangan Pemilu, serta Deputi Badan Saksi Nasional.
Selain konsolidasi organisasi, forum ini juga membahas langkah-langkah strategis pemenangan pemilu ke depan, penyamaan persepsi antar struktur partai, serta penguatan peran Badan Saksi Nasional.

Resmi dibuka, Sekretaris Jendral DPP partai Demokrat, Herman Khaeron membuka Rakerda dan Bimtek ditandai dengan pemukulan gong.
Herman Khaeron juga menyinggung sejumlah program pemerintah pusat yang dinilai dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk program perlindungan tenaga kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan yang menyasar pekerja formal maupun informal, seperti pengemudi ojek daring, sopir angkutan umum, dan pekerja sektor informal lainnya.
Ia berharap, melalui Rakerda dan Bimtek ini, Partai Demokrat Kalimantan Utara dapat merumuskan langkah yang terukur dan selaras dengan target organisasi, sekaligus memperkuat kerja-kerja nyata untuk masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara.


