TANJUNG SELOR, MK – Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DIsnakertrans) menegaskan, tidak ada lagi program transmigrasi di wilayah Bulungan dan transmigrasi tahun ini sepenuhnya untuk masyarakat lokal.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bulungan, Hasanuddin mengatakan, khususnya untuk di wilayah Bulungan tidak ada lagi program Transmigrasi.
“Mulai saat ini khususnya di wilayah Bulungan tidak ada lagi program transmigrasi dari luar,” ungkapnya kepada Metro Kaltara, Senin 04/08.
Hasanuddin menjelaskan terkait dengan program transmigrasi dari pusat untuk di wilayah Bulungan. Ada 55 Kepala Keluarga tetapi bisa dipastikan semuanya warga lokal, dan seluruh lahan yang digunakan yaitu milik warga lokal yang masuk dalam kawasan program Transmigrasi.
“Semua lahan milik warga yang masuk dalam kawasan program transmigrasi akan kembali lagi untuk warga dan harus diakomodir apabila tidak akan menimbulkan problem,” Jelasnya.
Hasanuddin menerangkan bahwa program ini adalah program yang tertundah sejak tahun 2019 waktu pemotongan anggaran covid.
“Tetapi setelah program ini selesai maka tidak ada lagi program Transmigrasi di wilayah Kabupaten Bulungan dan sejalan dengan apa yang diinginkan oleh pendemo,” Katanya.
Lebih lanjut Hasannudin memaparkan terkait lahan semuanya telah siap dan setiap Kepala Keluarga akan Mendapatakan sebesar 2 hektar, sampai sekarang tidak ada kendala dan anggaran yang akan digunakan semuanya berasal dari pemerintah pusat.(Fy/red)

