DPRD KOTA TARAKAN TERIMA SEMUA PESERTA DEMO UNTUK DIALOG

by kenneth Helmy Harahap

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tarakan. Gelar Aksi demonstrasi tolak kenaikan tarif BPJS di dihalaman gedung DPRD Kota Tarakan. (Foto: Kenneth Helmy Harahap)

 

TARAKAN, MK. Setelah melakukan orasi di perempatan Grand Tarakan Mall (GTM). Mahasiswa yang terorganisasi dalam PMII-kota Tarakan beralih ke gedung DPRD kota Tarakan.

Para mahasiswa sempat beberapa menit melanjutkan orasinya di depan gerbang gedung DPRD Kota Tarakan, sebelum akhirnya seluruh peserta demo dipersilahkan masuk oleh anggota dewan dari fraksi gerindra Muhammad Yunus.

Selain anggota komisi II DPRD Kota Tarakan, mahasiswa juga dapat berdialog langsung dengan perwakilan bpjs Tarakan, dan plt kepala dinas kesehatan kota Tarakan.

Ketua komisi II DPRD kota Tarakan, Sofyan Udin Hianggio menuturkan, pada prinsipnya kenaikan tarif bpjs tidak akan mengalami penolakan, jika diikuti oleh peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. ditambah lagi ada keseriusan dari pihak bpjs untuk menindak lanjuti apa yang disampaikan oleh para mahasiswa dalam dialog.

Selain itu, pemerintah pusat juga memiliki program untuk masyarakat Tarakan terkait Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebanyak 19.000 jiwa lebih, ditambah program dari pemerintah daerah sebanyak 12.154 jiwa untuk Peserta Bantuan Iuran (PBI).

“ pada dasarnya, penolakan ini didasari oleh ketidak puasan warga terhadap pelayanan peserta BPJS di Rumah Sakit. Dan dari hasil dialog tadi, pihak BPJS berjanji akan menindaklanjuti segala keluhan yang disampaikan oleh mahasiswa. Ini kan berarti ada usaha yang akan dilakukan BPJS untuk meningkatkan pelayanannya”.  Ungkap Sofyan Udin Hianggio.

Sementara itu, wakil ketua komisi II DPRD Kota Tarakan, H. Yusuf Middu menambahkan, Dirinya secara pribadi dan anggota DPRD kota Tarakan pada umumnya sangat mendukung, apa yang dilakukan oleh Mahasiswa. Mengingat kenaikan yang telah berjalan beberapa bulan ini, akan sangat elok jika dibarengi dengan peningkatan pelayanan.

“ Hearing yang dilakukan oleh adik-adik mahasiswa, tentunya suatu hal yang sangat baik. Sebagai bentuk kepedulian akan kehidupan Masyarakat. Khususnya berkaitan dengan pelayanan BPJS itu sendiri”. tutup Yusuf Middu. (KEN)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: