Sebatik Barat, MK – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXI tingkat Kabupaten Nunukan di Kecamatan Sebatik Barat tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Di area pelaksanaan MTQ, puluhan pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut dengan membuka lapak bazar yang menjajakan beragam produk kuliner, kerajinan tangan, hingga kebutuhan masyarakat. Kehadiran pengunjung setiap malam menjadi peluang besar bagi para pedagang untuk meningkatkan pendapatan.
Salah seorang pelaku UMKM Asryaini mengaku bersyukur dengan adanya kegiatan MTQ karena mampu menambah penghasilan, meskipun acara hanya berlangsung beberapa hari.
Ketua LPTQ yang juga sebagai tokoh masyarakat Kecamatan Sebatik Barat, Sujud, S.Pd., mengatakan dirinya merasa senang karena pelaksanaan MTQ di wilayahnya mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil.
“Dengan adanya kegiatan MTQ di Kecamatan Sebatik Barat ini, kami sangat senang karena dapat memberi rezeki bagi para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah dapat kembali menghadirkan kegiatan serupa maupun hiburan rakyat lainnya yang mampu menarik banyak pengunjung sehingga ekonomi masyarakat terus bergerak.
“Kami berharap pemerintah bisa terus membuat kegiatan seperti ini, termasuk hiburan rakyat, agar pendapatan UMKM semakin meningkat,” tambahnya.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi langkah positif dalam mendorong kesejahteraan warga. Selain menumbuhkan semangat religius, MTQ juga terbukti menjadi penggerak ekonomi lokal di daerah perbatasan.(**)

