Open House Idulfitri Bupati Tana Tidung, Hangatkan Silaturahmi dan Perkuat Kebersamaan Warga

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental di kediaman Bupati Tana Tidung, , pada hari pertama Idulfitri 1447 Hijriah. Didampingi sang istri, , orang nomor satu di Bumi Upun Taka itu menggelar open house selama dua hari, Sabtu dan Minggu (21–22 Maret 2026).

Usai melaksanakan Salat Idulfitri, Bupati bersama keluarga langsung kembali ke kediamannya untuk menerima tamu. Sejak pagi, arus kedatangan tamu tak pernah surut. Mulai dari jajaran pejabat hingga masyarakat umum, semua datang dengan satu tujuan: bersilaturahmi dan merayakan hari kemenangan bersama.

Open house ini dibuka dalam tiga sesi setiap harinya. Pada pagi hari berlangsung pukul 09.00–11.30 WITA, dilanjutkan siang pukul 14.30–16.30 WITA, serta malam hari pukul 20.00–22.00 WITA. Pengaturan waktu ini memungkinkan masyarakat dari berbagai latar belakang tetap dapat hadir tanpa berdesakan.

Kehadiran Wakil Bupati Sabri bersama istri Martha Sabri , turut menambah semarak suasana. Sejak hari pertama, antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Warga datang silih berganti, berjabat tangan, berbincang hangat, hingga mengabadikan momen kebersamaan.

Dengan senyum ramah yang tak pernah lepas, Bupati Ibrahim Ali menyambut setiap tamu secara langsung. Tidak ada sekat protokoler yang kaku—semua berbaur dalam suasana santai namun penuh makna. Tangan-tangan yang saling menggenggam, senyum yang terukir, serta percakapan ringan menjadi gambaran nyata eratnya hubungan antara pemimpin dan rakyatnya.

Momen Open House Bupati Tampak Hangat Bersama Sekda dan Kepala Kepala OPD

Tak hanya masyarakat, tampak pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, hingga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hadir bersama keluarga. Kehadiran mereka menjadi simbol soliditas dan kekompakan dalam tubuh pemerintahan Kabupaten Tana Tidung.

Lebih dari sekadar tradisi tahunan, open house ini menjadi ruang sosial yang mempertemukan berbagai elemen dalam satu ikatan kebersamaan.

Di tengah suasana Idulfitri yang sarat makna, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi, mempererat tali persaudaraan, serta membangun komunikasi yang lebih hangat antara pemerintah dan masyarakat.

Di Bumi Upun Taka, Idulfitri bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang merawat kebersamaan.

Dan dari halaman rumah jabatan Bupati, nilai itu kembali ditegaskan—bahwa kedekatan antara pemimpin dan rakyat adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang harmonis dan sejahtera. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses