TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, terus menunjukkan perkembangan. Berbagai tahapan pekerjaan konstruksi masih dikebut oleh personel TNI bersama pihak yang terlibat dalam pembangunan guna memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai rencana.
Kali ini, pekerjaan difokuskan pada persiapan material konstruksi, meliputi pemotongan besi sloof, pembuatan begel, serta pemotongan besi yang akan digunakan sebagai tulangan lantai cor dek jembatan.
Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembangunan, khususnya untuk mempersiapkan struktur rangka besi yang nantinya menjadi penguat konstruksi lantai dek jembatan.
Dalam pelaksanaannya, personel terlebih dahulu melakukan pengukuran dan pemotongan besi sloof sesuai ukuran serta kebutuhan konstruksi. Besi yang telah dipotong kemudian dipersiapkan untuk dirangkai menjadi bagian dari struktur tulangan jembatan.
Tidak hanya itu, pekerjaan juga dilanjutkan dengan pembuatan begel melalui proses pengukuran, pemotongan, hingga pembentukan besi sesuai ukuran yang telah ditentukan.
Begel memiliki fungsi penting dalam konstruksi karena menjadi pengikat rangka tulangan agar susunan besi tetap kuat, stabil, dan tidak mudah bergeser ketika proses pengecoran dilakukan.
Sementara itu, pemotongan besi untuk kebutuhan tulangan lantai cor dek jembatan juga terus dilaksanakan dengan memperhatikan ketepatan ukuran dan jumlah material. Seluruh besi yang telah dipersiapkan nantinya akan memasuki tahapan perakitan dan pemasangan rangka tulangan pada bagian lantai dek jembatan.
Ketelitian Jadi Penentu Kekuatan Konstruksi
Persiapan material besi bukan sekadar pekerjaan teknis biasa. Tahapan ini menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas dan kekuatan struktur jembatan, terutama pada bagian lantai dek yang nantinya akan digunakan untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Karena itu, setiap proses pengukuran, pemotongan, dan pembentukan besi membutuhkan ketelitian agar pemasangan tulangan dapat dilakukan sesuai kebutuhan konstruksi sebelum memasuki tahap pengecoran.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Buong Baru diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kebutuhan akses masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga, memperlancar aktivitas perekonomian, serta memudahkan anak-anak sekolah dalam menjalankan aktivitas pendidikan.
Keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat setempat. Akses penghubung yang lebih memadai diharapkan mampu mengurangi berbagai kendala perjalanan sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Tana Tidung. Melalui keterlibatan dalam pembangunan infrastruktur, TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat.
Dengan pengerjaan yang dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat segera memasuki tahapan berikutnya hingga nantinya selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Buong Baru dan sekitarnya. (rko)

