Nunukan, MK – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur menggelar Rapat Pemantapan keikutsertaan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXI Tingkat Kabupaten Nunukan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Sebatik Barat.
Kegiatan tersebut bertempat di Kantor Desa Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, dan dihadiri oleh unsur panitia tingkat kecamatan, para Kepala Desa, tokoh agama, serta pihak terkait lainnya berlangsung, Senin (13/04/2026) pukul 16.00 WITA,
Rapat ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Kecamatan Sebatik Timur sebagai peserta dalam ajang MTQ tingkat kabupaten, baik dari sisi kelembagaan, peserta, maupun dukungan anggaran.
Dalam arahannya, Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, SE, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ merupakan amanah dan kepercayaan yang harus didukung bersama. Menurutnya, MTQ tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana syiar Islam serta pembinaan generasi Qur’ani di daerah.
“Keikutsertaan ini harus dipersiapkan secara serius dan terukur. Target kita adalah tampil maksimal dan membawa nama baik Kecamatan Sebatik Timur,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi seluruh panitia dan pihak terkait dalam menjalankan tugas sesuai peran masing-masing, sehingga seluruh proses persiapan dapat berjalan secara optimal dan terkoordinasi.
Adapun fokus pembahasan dalam rapat meliputi pembentukan dan penguatan susunan panitia tingkat kecamatan, kesiapan kafilah atau peserta lomba pada cabang-cabang yang akan diikuti, serta perencanaan kebutuhan anggaran yang realistis, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala KUA Sebatik Timur, M. Ilyas, S.Ag, yang juga menjabat sebagai Ketua I LPTQ, menyampaikan perlunya peningkatan pembinaan secara berkelanjutan guna menggali dan mengembangkan potensi anak-anak yang berbakat di bidang tilawatil Qur’an.
“Pembinaan harus terus kita tingkatkan agar potensi generasi muda dapat tergali dengan baik dan mampu bersaing secara optimal,” ujarnya.
Selain itu, Kamaruddin, S.Pd.I, Kepala Sekolah YIIPS yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Kafilah, menekankan pentingnya aspek keselamatan kafilah atau peserta lomba, khususnya dalam hal transportasi selama kegiatan berlangsung.
Ia mengimbau agar para peserta tidak mengendarai sepeda motor sendiri, melainkan didampingi oleh panitia atau pendamping.
“Keselamatan kafilah harus menjadi prioritas. Jangan sampai sebelum bertanding terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.
Melalui rapat ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang konkret dan segera ditindaklanjuti, sehingga seluruh persiapan dapat berjalan dengan baik.
Dengan adanya koordinasi, sinergi, dan komitmen bersama, Kecamatan Sebatik Timur optimis dapat berpartisipasi secara maksimal serta meraih hasil terbaik pada MTQ XXI Tingkat Kabupaten Nunukan. (**)

