Penerapan New Normal Siap di Terapkan di Kota Tarakan.

by Redaksi Kaltara

TARAKAN, MK – Setelah menjadi salah satu Kota dari 25 Kota/Kabupaten di Indonesia yang akan menerapkan tatanan New Normal (Normal Baru) di tengah Pandemi Covid-19. Pemerintahan Kota Tarakan sudah menyatakan siap untuk menerapkannya.

Walikota Tarakan, Dr. Khairul, M.Kes Mengatakan Sebelum melakukan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintan Kota Tarakan akan melaksanakan Evaluasi Penerapan PSBB pada 31 Mei 2020.

“Insyaallah mulai tanggal 1 Juni kita akan umumkan langkah-langkah pelonggaran PSBB dan persiapan menghadapi penerapan New Normal (Normal Baru) ketika sudah di resmikan oleh Presiden Jokowi” Kata Walikota Tarakan, Dr. Khairul kepada awak media.

Selain itu juga, dalam penerapan tatanan New Normal Walikota Tarakan, Khairul berharap agar masayarakat Kota Tarakan dapat beradaptasi dengan kondisi dan tatanan kehidupan baru di tengah Pademi Covid-19.

“Dalam penerapan New Normal juga mewajibkan protokol kesehatan dari pelonggaran PSBB di beberapa sektor, seperti sektor ekonomi yang berada di Pasar, pertokoan, perhotelan, tempat kerja, dunia pembelajaran, hingga tempat ibadah yang saat ini mulai dirumuskan melalui data-data yang ada” Jelasnya

Dia menjelaskan, kondisi saat ini pintu keluar-masuk setiap moda transportasi laut maupun udara harus tetap di jaga agar tidak memiliki kasus tambahan positif covid-19.

“Saat ini kita harus menjaga kondisi agar tetap normal dan tidak ada penambahan, kalau transmisi lokal yang terkonfirmasi positif, sudah lama terjadi dan itu juga hasil labnya baru dapat di terima sekitar 2 minggu bahkan hingga 1 bulan.” Ungkapnya

Namun, Saat ini Pemerintahan Kota Tarakan telah mempersiapkan berbagai upaya agar tidak terjadi penyebaran dan penambahan kasus Covid-19 di Kota Tarakan sehingga kesembuhan pasien Konfirmasi Positif terus membaik. (*SR25)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.