Polres Tarakan Siapkan 8 Pos Pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026, Fokus Amankan Arus Mudik Lebaran

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Kepolisian Resor Tarakan akan menggelar pengamanan dalam rangka Operasi Ketupat Kayan 2026 guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Lebaran di wilayah Kota Tarakan.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tarakan, Erwin S. Manik, usai pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kayan 2026.

Apel gelar pasukan tersebut berlangsung di halaman Rumah Jabatan Wali Kota Tarakan dan diikuti oleh personel TNI-Polri serta para stakeholder terkait, Kamis (12/3/2026).

Dalam operasi tersebut, Polres Tarakan menyiapkan delapan pos yang akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di Kota Tarakan.

“Polres Tarakan akan mendirikan delapan pos dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Kayan 2026,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, dari delapan pos tersebut terdiri dari tiga pos pengamanan, empat pos pelayanan, dan satu pos terpadu.

Menurutnya, pembagian pos tersebut mengacu pada arahan Kapolri yang menetapkan tiga kategori pos dalam pelaksanaan Operasi Ketupat.

Untuk pos pengamanan, lanjutnya, akan difokuskan pada patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi yang padat penduduk, titik rawan kemacetan, serta wilayah yang berpotensi terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu, empat pos pelayanan akan memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, khususnya bagi pemudik yang melakukan perjalanan melalui jalur laut maupun udara.

“Pos pelayanan ini akan berperan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik maupun arus balik, tentunya juga melibatkan kementerian, lembaga, serta organisasi perangkat daerah terkait,” jelasnya.

Selain itu, satu pos terpadu juga disiapkan sebagai pusat koordinasi jika terjadi situasi darurat, termasuk potensi bencana selama pelaksanaan operasi berlangsung.

Adapun lokasi pos pengamanan direncanakan berada di kawasan Buser yang juga dekat dengan objek wisata, depan bandara yang berdekatan dengan permukiman warga, serta di kawasan Amai.

Sedangkan pos pelayanan ditempatkan di titik-titik transportasi seperti pelabuhan dan bandara yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Operasi Ketupat Kayan 2026 di wilayah Tarakan akan berlangsung selama 13 hari dengan melibatkan personel gabungan dari kepolisian serta instansi terkait.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses