Presiden Jokowi Telah Tandatangani Surpres Usulan Revisi UU KPK

by Muhammad Reza
Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyampaikan, bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Surat Presiden (Surpres) mengenai draft usulan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diajukan oleh DPR RI.

Mensesneg Pratikno menyampaikan keterangan kepada wartawan, di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Rabu (11/9) petang. (Foto: BPMI Setpres)

ā€œSurpres tersebut juga telah dikirimkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat,ā€ kata Mensesneg di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Jakarta.
Menurut Mensesneg, Presiden Jokowi akan menjelaskan mengenai sikap pemerintah terhadap revisi undang-undang tersebut. Ia mengungkapkan, pemerintah banyak merevisi draf RUU yang dikirimkan oleh DPR.
ā€œNanti Pak Presiden akan menjelaskan detail intinya seperti apa. Tetapi bahwa DIM, Daftar Inventarisasi Masalah, yang dikirim oleh pemerintah itu banyak sekali yang merevisi draf RUU yang dikirim oleh DPR,ā€ ungkap Mensesneg. Diakui Mensesneg, kewenangan terhadap revisi undang-undang berada di tangan DPR. Meski demikian, revisi tersebut tentunya harus berdasarkan pada kesepakatan bersama antara DPR dan pemerintah.
ā€œPak Presiden selalu mengatakan bahwa institusi KPK adalah lembaga negara yang independen, yang dalam hal pemberantasan korupsi punya kelebihan-kelebihan dibandingkan dengan lembaga pemberantasan korupsi lainnya,ā€ tandas Mensesneg. (BPMI Setpres/ES)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: