Sambut Wamen P2MI, Wali Kota Khairul Tegaskan Komitmen Lindungi Pekerja Migran

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan menegaskan komitmennya dalam mendukung penempatan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang aman, legal, dan bermartabat. Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., saat menghadiri acara ramah tamah bersama Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, di Tarakan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, Ketua DPRD Kota Tarakan serta jajaran pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Wali Kota Khairul menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tarakan siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia, mulai dari tahap persiapan keberangkatan, selama bekerja di luar negeri, hingga kembali ke daerah asal.

“Penempatan pekerja migran harus dilakukan secara aman, legal, dan bermartabat. Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pihak terkait agar setiap calon pekerja migran memperoleh perlindungan yang optimal,” ujarnya, Rabu (29/7/26).

Khairul juga memaparkan perkembangan jumlah PMI asal Kota Tarakan yang menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024 tercatat sebanyak dua orang PMI, meningkat menjadi 27 orang pada 2025, sedangkan hingga Triwulan II Tahun 2026 telah tercatat sebanyak 17 orang.

Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi perhatian bersama untuk memastikan seluruh proses penempatan pekerja migran berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku serta memberikan jaminan perlindungan terhadap hak-hak para pekerja.

Ia berharap kunjungan Wakil Menteri P2MI ke Tarakan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan perlindungan serta pemberdayaan pekerja migran, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.

“Kami berharap sinergi ini terus diperkuat sehingga pekerja migran asal Tarakan dan Kalimantan Utara dapat bekerja secara aman, terlindungi, dan memiliki daya saing yang baik,” tutupnya.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses