TARAKAN – Tahapan Pemilihan Calon Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Tarakan periode 2026–2030 memasuki babak selanjutnya. Tim penjaringan calon ketua KKSS Tarakan secara resmi menutup pendaftaran pada Jumat (13/2/2026) pukul 16.00 WITA.
Tim penjaringan yang dikomandani Rustam Bade, didampingi Makbul, Fajar Ngewa, dan Amin Tansi, membuka pendaftaran sejak 7 hingga 13 Februari 2026. Hingga batas akhir pendaftaran, tercatat tiga bakal calon yang menyerahkan berkas pencalonan secara resmi.
Berdasarkan pantauan redaksi MetroKaltara.com, ketiga calon tersebut terdiri dari dua wajah baru dan satu petahana. Berikut profil singkat para calon sesuai urutan pendaftaran.
Calon pertama adalah H. Rahman, pria kelahiran Makassar tahun 1975. Ia mendaftar pada Selasa (10/2/2026) dengan dukungan satu pilar, yakni Pilar Selayar. H. Rahman saat ini juga menjabat sebagai Ketua Pilar Selayar Tarakan.
Dalam keterangannya, H. Rahman menyatakan pencalonannya murni didorong oleh panggilan hati, tanpa unsur kepentingan politik. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk menyediakan lahan pribadi guna pembangunan sekretariat KKSS Tarakan yang bersifat permanen.
“Jika saya terpilih sebagai ketua, yang akan saya utamakan adalah mewujudkan sekretariat KKSS yang permanen, bukan pinjaman. Lahan sudah saya siapkan dan lokasinya strategis, dekat rumah sakit, sehingga dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga KKSS dan masyarakat luas,” ujarnya.
Calon kedua adalah H. dr. Hasbi Mardhani, mantan Direktur Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Ia resmi mendaftar pada Kamis (12/2/2026) dengan dukungan dari Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Kalimantan Utara serta sembilan pilar lainnya.
H. dr. Hasbi menyampaikan kesiapannya untuk memikul tanggung jawab besar jika dipercaya memimpin KKSS Tarakan, serta berkomitmen merangkul seluruh pilar yang ada.
“Kalau nanti saya terpilih, tanggung jawabnya sangat besar. Mengayomi seluruh keluarga KKSS tidak mudah. Jika ada satu saja yang merasa tidak terlayani, itu menjadi tanggung jawab moral bagi saya,” katanya.
Calon ketiga sekaligus petahana adalah Tajuddin Tuwo, Ketua KKSS Tarakan periode sebelumnya. Ia dikenal luas di kalangan masyarakat Sulawesi Selatan di Kalimantan Utara karena pengalamannya di pemerintahan, termasuk pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan periode 2009–2021.
Tajuddin Tuwo mendaftar pada Jumat (13/2/2026) pukul 15.00 WITA dengan dukungan lima pilar. Ia menyatakan pencalonan kembali dirinya berangkat dari visi besar KKSS pusat, yakni penguatan sumber daya manusia warga Sulawesi Selatan di perantauan.
“Visi besar KKSS adalah bagaimana meningkatkan sumber daya manusia warga Sulawesi Selatan di perantauan agar mampu menjadi pemimpin di mana pun berada,” ujarnya.
Sebagai informasi, Musyawarah Daerah (Musda) VIII KKSS Tarakan dijadwalkan berlangsung pada Minggu (15/2/26). Musda ini diharapkan dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa KKSS Tarakan semakin solid dan berkontribusi positif bagi seluruh warga Sulawesi Selatan di perantauan.


