TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Supa’ad Hadianto, bersama sejumlah anggota DPRD Kaltara menjenguk mantan Wakil Gubernur Kaltara, Udin Hianggio, yang tengah menjalani perawatan di RSUD dr. Jusuf SK Tarakan.
Dalam kunjungan tersebut, Supa’ad bersama anggota DPRD lainnya yakni Dino Andrian dan Juga Muhammad Hatta diterima langsung oleh istri dan anak Udin Hianggio di ruangan inap.
Supa’ad mengatakan, kunjungan tersebut tidak hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga untuk memanjatkan doa agar Udin Hianggio segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Menurutnya, Udin Hianggio merupakan salah satu tokoh politik Kaltara yang memiliki perjalanan panjang dan pengalaman dalam pemerintahan maupun legislatif.
“Beliau adalah seorang politisi yang cukup berhasil dan cukup sukses di Kalimantan Utara. Diawali di Tarakan, beliau menjadi Ketua DPRD. Kemudian menjadi Wali Kota Tarakan, dan selanjutnya menjadi Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Utara,” ujar Supa’ad.
Supa’ad menilai, perjalanan politik Udin Hianggio menjadi salah satu rekam jejak yang dapat dipelajari oleh generasi politik saat ini.
Ia juga mengenang sosok Udin sebagai pribadi yang tetap terbuka dan rendah hati dalam membangun hubungan dengan berbagai pihak, termasuk dengan mereka yang berbeda pandangan politik.
“Beliau adalah orang yang humble terhadap siapapun. Walaupun itu lawan politik, beliau tetap humble. Kemudian dengan masyarakat, silaturahminya sangat luar biasa,” katanya.
Bagi Supa’ad, Udin Hianggio merupakan salah satu figur yang masih menjadi rujukan bagi dirinya dan sejumlah politisi muda dalam memahami dinamika politik serta mengambil keputusan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
“Bagi kami yang masih eksis di politik ini, tentu harus banyak belajar dari rekam jejak beliau. Beliau menjadi contoh kita semua, menjadi guru kami yang masih eksis di politik ini,” ucapnya.
Supa’ad juga mengenang pengalaman ketika dirinya bersama Udin Hianggio berada di DPRD Kota Tarakan. Menurutnya, Udin dikenal sebagai sosok yang mau mendengarkan berbagai persoalan dan mendiskusikannya bersama anggota DPRD sebelum disampaikan kepada pemerintah kota.
“Beliau ini orang yang selalu mendengar. Pada saat kami bersama-sama di DPRD, beliau sangat mendengar sebagai Ketua DPRD. Apapun permasalahannya pasti beliau diskusikan dengan anggota DPRD yang lain, selanjutnya disampaikan ke pemerintah kota,” tuturnya.
Selain kepemimpinan dan pengalaman politiknya, Supa’ad mengaku memiliki kenangan tersendiri terhadap karakter Udin Hianggio yang dikenal ceria dan humoris.
Menurut Supa’ad, di balik sikap humoris tersebut terdapat pesan yang ia rasakan ketika masih berada di usia muda dan mulai terlibat dalam dunia politik.
“Beliau orangnya ceria, walaupun kadang-kadang humoris. Di balik humorisnya itu sebenarnya beliau memberikan tanda bagi kami yang pada saat itu masih muda, bahwa politik itu tidak boleh menjadi beban bagi orang-orang muda yang baru masuk ke politik,” ungkapnya.
Supa’ad berharap Udin Hianggio dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sebelumnya.
“Harapan kami, beliau yang masih eksis di politik ini jangan pernah padam. Semoga beliau cepat pulih dan cepat sehat, sehingga bisa beraktivitas seperti semula,” pungkasnya

