Tangan-Tangan Kecil, Kebaikan Besar, SDN 025 Tana Tidung Berbagi Takjil di Sore Ramadan

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Sore itu, langit Sesayap Hilir mulai berwarna jingga. Deru kendaraan yang melintas di depan Polsek Sesayap Hilir perlahan melambat ketika puluhan siswa-siswi SDN 025 Tana Tidung berdiri rapi di tepi jalan, Rabu (4/3/2026).

Dengan wajah polos penuh semangat, mereka menggenggam kantong-kantong takjil yang telah dipersiapkan sejak pagi. Setiap pengendara yang melintas diberhentikan dengan sopan. Tangan-tangan kecil itu lalu menyodorkan bingkisan berbuka puasa secara cuma-cuma.

Tak ada rasa canggung. Yang terlihat justru antusiasme dan kebanggaan karena bisa berbagi di bulan suci Ramadan.

Kepala SDN 025 Tana Tidung, Nora Irani, S.Pd, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, sekolah ingin menanamkan pendidikan karakter secara nyata kepada para siswa.

Para guru dan murid SDN 025 Abadikan Momen Usai Bagikan Takjil 

 

“Anak-anak kami ajarkan bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi tentang melatih kepedulian dan keikhlasan. Dengan turun langsung ke lapangan, mereka belajar arti berbagi yang sesungguhnya,” ujarnya.

Ratusan paket takjil yang dibagikan merupakan hasil gotong royong guru dan orang tua siswa. Sejak pagi, para guru bersama murid telah menyiapkan dan mengemas makanan ringan serta minuman untuk dibagikan menjelang waktu berbuka.

Kegiatan tersebut juga mendapat pengawasan dari pihak kepolisian guna memastikan arus lalu lintas tetap aman dan tertib. Meski dilakukan di pinggir jalan, suasana berlangsung kondusif dan penuh kehangatan.

 

Beberapa pengendara tampak tersenyum haru saat menerima takjil dari para siswa. Ada yang mengucapkan terima kasih, ada pula yang mendoakan agar anak-anak tersebut kelak tumbuh menjadi generasi yang berakhlak baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Para Siswa Siswi SDN 025 Saat Membagikan Takjil Kepada Pengendara 

Salah satu siswa mengaku senang bisa ikut terlibat. “Saya senang bisa berbagi. Kata ibu guru, kalau kita berbagi di bulan Ramadan pahalanya berlipat,” ucapnya polos.

Di tengah kesibukan dan rutinitas masyarakat menjelang berbuka, aksi sederhana dari siswa SDN 025 Tana Tidung menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebaikan bisa tumbuh sejak usia dini. Bahwa kepedulian tidak mengenal usia, dan bahwa pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga tentang membentuk hati.

Sore itu, bukan hanya takjil yang dibagikan. Tetapi juga senyum, doa, dan harapan agar semangat berbagi terus hidup di tengah masyarakat Tana Tidung. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses