Semangat “KTT Berzakat”, Bupati Ibrahim Ali Tunaikan Zakat di Baznas, Pastikan Tak Ada Warga Tanpa Pangan Saat Idul Fitri

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Langkah mantap Bupati Kabupaten Tana Tidung, , memasuki Pendopo Djaparuddin, Rabu (4/3), menjadi penanda dimulainya gerakan “KTT Berzakat” tahun ini.

Didampingi Sekretaris Daerah H. Hersonysah, para asisten, serta jajaran kepala OPD, TNI,Polri, orang nomor satu di Bumi Upun Taka itu menunaikan kewajibannya membayar zakat fitrah dan zakat mal melalui (Baznas) Kabupaten Tana Tidung.

Suasana khidmat terasa di pendopo. Satu per satu pejabat daerah turut menyerahkan zakatnya. Momentum ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan komitmen moral dan sosial pemerintah daerah dalam memperkuat solidaritas umat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Bupati Ibrahim Ali menegaskan, zakat bukan sekadar bentuk kedermawanan, melainkan kewajiban yang harus ditunaikan setiap muslim yang memenuhi syarat.

Mendampingi Bupati Ibrahim Ali, Sekda H Hersonsyah pun Ikut Tunaikan Zakat Fitrahnya

“Zakat adalah kewajiban yang harus kita tunaikan, bukan sekadar kerelaan. Kata fitrah merujuk pada keadaan manusia saat pertama kali diciptakan. Dengan menunaikan zakat, insya Allah kita kembali pada kesucian itu,” tegasnya.

Ia juga menyoroti dimensi sosial zakat yang lebih luas. Menurutnya, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara optimal akan membantu memperlancar berbagai program pemerintah, terutama yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran pemerintah bukan hanya sebagai pelayan publik, tetapi juga mengemban fungsi sosial. Jika zakat, infak, dan sedekah digali lebih dalam dan dikelola dengan baik, dampaknya akan luar biasa bagi masyarakat,” ujar Bupati dua periode tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga honorer, kalangan perusahaan, hingga masyarakat di wilayah pesisir untuk menyalurkan zakat melalui Baznas Kabupaten Tana Tidung maupun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing wilayah.

Imbauan khusus juga disampaikan kepada masyarakat agar tidak menunda pembayaran zakat fitrah hingga menjelang Salat Idul Fitri. Semakin cepat zakat ditunaikan, semakin cepat pula Baznas dapat menyalurkannya kepada para mustahik yang berhak menerima.

“Ayo segera tunaikan zakatnya. Idul Fitri sudah di depan mata. Jangan tunggu sampai detik terakhir,” serunya.

Bupati berharap, melalui penguatan peran Baznas, distribusi zakat dapat semakin terarah, transparan, dan tepat sasaran. Ia menekankan harapan besarnya agar pada hari kemenangan nanti tidak ada satu pun warga Tana Tidung yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.

Para Kepala OPD Di Lingkup Pemkab Tana Tidung Pun Ikut Menunaikan Zakat Fitrahnya

“Mudah-mudahan penyalurannya betul-betul diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Harapan kita, di hari raya nanti tidak ada warga yang tidak memiliki pangan,” ucapnya penuh harap.

Wajah haru penerima zakat menjadi potret nyata bahwa zakat bukan hanya tentang angka dan kewajiban, tetapi tentang kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi yang menguatkan sendi-sendi sosial masyarakat.

Gerakan “KTT Berzakat” pun diharapkan menjadi tradisi kolektif yang terus tumbuh, menjadikan Tana Tidung bukan hanya kuat dalam pembangunan fisik, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai spiritual dan solidaritas sosial. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses