Wabup Sabri Tekankan Sinergi Lintas OPD, Tujuh Agenda Strategis Tana Tidung Jadi Fokus Evaluasi

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Suasana pagi di Pendopo Lumbung Taka, Rabu (29/7/2026), tidak sekadar menjadi ruang pertemuan rutin. Di balik secangkir kopi yang tersaji, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan roda pembangunan terus bergerak melalui evaluasi yang terbuka, koordinasi yang solid, dan penyelesaian setiap persoalan secara bersama.

Wakil Bupati Tana Tidung Sabri memimpin jalannya Coffee Morning Evaluasi Realisasi Kinerja dan Kendala, sebuah forum yang menjadi wadah bagi seluruh perangkat daerah untuk mengukur capaian program sekaligus mengidentifikasi berbagai hambatan yang masih dihadapi di lapangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah H. Hersonsyah, para asisten, kepala perangkat daerah, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung.

Dalam arahannya, Sabri menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang direncanakan, tetapi dari kemampuan seluruh organisasi perangkat daerah untuk bekerja dalam satu irama, saling mendukung, dan menghadirkan solusi atas setiap tantangan.

“Koordinasi yang baik menjadi kunci utama agar setiap program prioritas dapat berjalan sesuai target. Evaluasi bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan setiap kendala dapat diselesaikan lebih cepat melalui kolaborasi semua pihak,” tegasnya.

Menurut Sabri, dinamika pembangunan daerah menuntut setiap OPD mampu bergerak cepat, responsif, dan tidak bekerja secara parsial. Sinergi antar lembaga menjadi fondasi penting agar berbagai program strategis pemerintah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Nuansa diskusi yang berlangsung di Pendopo Lumbung Taka pun mencerminkan semangat tersebut. Satu per satu agenda dibahas secara mendalam, mulai dari perkembangan pelaksanaan program hingga langkah-langkah percepatan yang perlu dilakukan dalam waktu dekat.

Dalam forum itu, terdapat tujuh agenda strategis yang menjadi fokus pembahasan, yakni persiapan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, persiapan Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Tana Tidung, rencana pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kabupaten Tana Tidung, persiapan peresmian Perpustakaan Daerah Kabupaten Tana Tidung, pengembangan Program Sekolah Rakyat, pembahasan Sekolah Nasional Terintegrasi, serta pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).

Ketujuh agenda tersebut dinilai memiliki nilai strategis karena menyentuh berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, hingga penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

Persiapan HUT Kemerdekaan RI dan HUT Kabupaten Tana Tidung, misalnya, bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat semangat persatuan serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah. Sementara itu, rencana pendirian IAIN menjadi harapan besar bagi peningkatan akses pendidikan tinggi berbasis keagamaan di Kabupaten Tana Tidung.

Di sektor pendidikan, pengembangan Sekolah Rakyat dan pembahasan Sekolah Nasional Terintegrasi menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperluas kesempatan belajar yang berkualitas bagi seluruh masyarakat. Begitu pula dengan kehadiran Perpustakaan Daerah yang diproyeksikan menjadi pusat literasi dan pengembangan pengetahuan bagi generasi muda.

Tak kalah penting, pelaksanaan TJSLP menjadi perhatian khusus agar kontribusi dunia usaha dapat berjalan seiring dengan arah pembangunan daerah melalui program-program sosial yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Coffee Morning ini sekaligus menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan perencanaan di atas kertas. Dibutuhkan evaluasi yang konsisten, komunikasi yang terbuka, serta komitmen seluruh perangkat daerah untuk bergerak bersama menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik.

Melalui forum evaluasi yang dilaksanakan secara berkala ini, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung berharap setiap hambatan dapat segera diidentifikasi, diselesaikan secara kolaboratif, dan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, seluruh program prioritas daerah dapat terealisasi tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat menuju Tana Tidung yang semakin maju, berkualitas, dan berkelanjutan. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses