Ia juga berdiskusi tentang keluhan masyarakat tentang pelayanan bandara, salah satunya tentang kejadian barang yang hilang. Ia mengingatkan, warna Indonesia dan warna pemerintah tercermin pada pelayanan yang diberikan. Ia meminta agar ada pola yang dibuat agar kejadian tersebut tidak terulang.

Sebagai pintu masuk utama barang dan orang. Ia juga meminta agar penegakan aturan di bandara wajib dilakukan dan disertai dengan cara humanity. Memperhatikan kasus narkoba di Nunukan dan Tarakan, ia menegaskan untuk mengantisipasi agar hal tersebut tidak terjadi lagi terutama di Krayan.
“Tolong bandara ini dijaga baik-baik. Ini adalah wibawa negara kita. Jangan sederhanakan itu. Intinya, koordinasi. Ada kewenangan, ada koordinasi. Supaya tertib dan berguna. Mulai dari sekarang bangun pikiran itu,” terangnya.
Diakhir pertemuan bersama ini, ia juga memuji para pegawai yang bertugas di bandara Yuvai Semaring. Baginya suatu kebanggaan dapat berkerja di daerah yang menurut orang pedalaman namun kenyataannya tidak demikian. (ahy/dkispkaltara)

