MALINAU, Metrokaltara.com – Semangat olahraga dan tekad membawa nama daerah mewarnai pelepasan kontingen Kabupaten Malinau menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara (Kaltara) II Tahun 2026. Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., secara resmi melepas kontingen atlet Malinau sekaligus menerima Api Abadi Porprov II Kaltara di Halaman Kantor Bupati Malinau, Minggu (8/11/2026) sore.
Penerimaan Api Abadi tersebut menjadi salah satu momentum penting menjelang pelaksanaan Porprov II Kaltara 2026 yang dijadwalkan resmi dibuka pada Selasa, 10 November 2026, di Kabupaten Malinau.
Api Abadi yang dibawa ke Malinau berasal dari Kota Tarakan, yang sebelumnya menjadi juara umum pada penyelenggaraan Porprov Kaltara I. Estafet api tersebut menjadi simbol kesinambungan penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi sekaligus penanda dimulainya rangkaian kegiatan Porprov II Kaltara 2026.
Prosesi penerimaan api dan pelepasan kontingen berlangsung dengan dihadiri Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malinau, para ketua pengurus cabang olahraga (Pengcab) se-Kabupaten Malinau, serta ratusan atlet yang akan memperkuat kontingen Bumi Intimung.
Pada Porprov II Kaltara tahun ini, Kabupaten Malinau menurunkan kekuatan besar dengan total 1.261 atlet yang akan berlaga pada 44 cabang olahraga (cabor) ditambah dua cabang olahraga lainnya. Jumlah tersebut menjadi gambaran besarnya keterlibatan atlet Malinau dalam persaingan olahraga antarkabupaten/kota se-Kalimantan Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi menyampaikan rasa syukur atas diterimanya Api Abadi Porprov II Kaltara di Kabupaten Malinau. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah menjalani proses persiapan dan seleksi hingga akhirnya mendapatkan kepercayaan untuk mewakili daerah pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurutnya, kesempatan mengenakan atribut kontingen dan bertanding membawa nama Kabupaten Malinau merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
Bupati Wempi menegaskan, seluruh atlet harus memiliki semangat juang tinggi, menjaga kedisiplinan, menjunjung sportivitas, serta menunjukkan kemampuan terbaik selama mengikuti pertandingan.
Ia mengingatkan bahwa kemenangan memang menjadi target dalam setiap kompetisi. Namun, perjuangan yang dilandasi kerja keras, kejujuran, kedisiplinan, dan sikap sportif juga menjadi bagian penting dari keberhasilan seorang atlet.
“Atlet dari lima kabupaten/kota se-Kalimantan Utara akan berkompetisi. Kami lepas secara resmi kontingen Malinau untuk bertanding di semua cabang. Doa dan harapan seluruh masyarakat Malinau menyertai kalian, karena kalian adalah sang pemenang,” tegas Bupati Wempi.
Pesan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh atlet agar tidak merasa ragu menghadapi persaingan. Mereka diminta tampil percaya diri, menjaga kekompakan, serta membangun mental bertanding yang kuat sejak awal hingga berakhirnya seluruh rangkaian kompetisi.
1.261 Atlet Bawa Harapan Masyarakat Malinau
Keikutsertaan 1.261 atlet dalam Porprov II Kaltara 2026 bukan sekadar memenuhi agenda kompetisi olahraga tingkat provinsi. Lebih dari itu, para atlet membawa harapan masyarakat Malinau untuk menunjukkan perkembangan pembinaan olahraga daerah sekaligus mengukur hasil kerja keras yang selama ini dilakukan.
Dengan keikutsertaan pada 44 cabang olahraga ditambah dua cabang lainnya, kontingen Malinau memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi di berbagai disiplin olahraga.
Ajang ini juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta membuktikan hasil latihan dan pembinaan yang telah dijalani.
Dukungan pemerintah daerah, KONI, pengurus cabang olahraga, pelatih, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi para atlet selama menjalani pertandingan.
Kini, setelah pelepasan resmi dilakukan dan Api Abadi Porprov II Kaltara diterima, perhatian tertuju pada perjuangan para atlet di arena pertandingan.
Masyarakat Malinau menaruh harapan agar kontingen Bumi Intimung mampu memberikan penampilan terbaik, meraih prestasi sebanyak mungkin, serta menjaga nama baik daerah dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Porprov II Kaltara 2026 pun menjadi momentum penting bagi Kabupaten Malinau, bukan hanya sebagai tuan rumah penyelenggaraan, tetapi juga sebagai peserta yang siap bersaing dan menunjukkan potensi olahraga daerah di tingkat Provinsi Kalimantan Utara.
Dari Malinau untuk Kalimantan Utara, perjuangan para atlet kini menjadi kebanggaan dan harapan seluruh masyarakat Bumi Intimung. (rko)


