Dengan Mengetahui Sejarah, Tidak Mengulangi Penderitaan Bangsa

Senin, Mei 20th 2019. | Headline, Tanjung Selor

Dirbinmas Polda Kaltara Kombel Muhammad Yamin Sumitra

TANJUNG SELOR, MK – Hati-hati dan ingat sejarah pemberontakan, DI/TII yang memimpin Kahar Muzakar dan Karto Suwiryo, PKI yang sangat menghebohkan dengan gerakan G30S/PKI yang memimpin Untung dkk, PPRRI/PERMESTA.

Tujuan dari pergolakan dan pemberontakan tujuan akhirnya hanya ingin kekuasaan dan penghianatan. Jadi, sebagai bangsa yang cerdas dan pandai harus tahu dan mempelajari sejarah, agar peristiwa dan kejadian kejadian ini dapat diantisipasi dengan kesadaran pikirannya, gunakan rasionya dan logikanya sebagai bangsa yang memegang teguh empat pilar yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Selama menjalankan ibadah puasa Ramadan, kita harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan agar kita tahu ajaran agama yang baik yaitu yang Rahmatan lilalamin. Agar tahu kita semua adalah saudara sesuai firman Allah yang terkandung dalam Surat Anissa ayat 1 dan Surat Al-Hujurat ayat 13.

Ada yang menurut pikirannya dan perasaannya membangun dunia tetapi malah merusak. Lupa saat mengawali dengan hoaks, hate speech, fitnah, provokasi dan strategi propaganda, black campaign, strategi negatif sesuai firman Allah yang ada di Surat Al-Baqarah ayat 11 dan 12.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi konflik, benturan karena hoaks, hate speech, dan provokasi kita harus mengecek kebenaran berita atau informasi yang  diterima. Tentunya agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain, sehingga harus cek cross berita yang diterima benar atau bohong. Semua ini terkandung dalam firman Allah pada Surat Al-Hujurat ayat 6.

Karena Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi dengan kegiatan yang meresahkan, fitnah, hoaks dan provokasi yang dampaknya dapat membuat benturan dan konflik antar saudaranya sendiri atau kelompok satu dengan kelompok lainnya.

Sesuai firman Allah pada Surat Al-Maidah ayat 33, sanksinya sangat berat. Dan akibat dari provokasi memunculkan konflik sampai  terjadi adanya pembunuhan maka pelaku-pelaku provokasi baik yang langsung ataupun otaknya akan terkena sanksi yang terdapat di firman Allah dalam surat Al-Maidah ayat 32 yang sanksinya sangat berat .

Maaf tulisan yang sifatnya edukasi dan himbauan ini yang masih cuma sekelumit adalah dalam rangka melaksanakan tugas sebagai pelindung , pengayom, dan pelayan masyarakat serta dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Serta dalam upaya mengaplikasikan firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 104 untuk mengajak masyarakat berbuat kebaikan dalam menghadapi pesta demokrasi, agar terjadi kesejukan, kerukunan, kedamaian dan keamanan. Tentu dalam rangka untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan, tata tentrem kerta raharja.

Selamat melaksanakan ibadah puasa semoga kejujuran , kesabaran , keimanan dan ketakwaan kita semua meningkat, Aamiin. (*)

tags: , ,

Related For Dengan Mengetahui Sejarah, Tidak Mengulangi Penderitaan Bangsa