Dishubkominfo Kaltara Fokus Bangun Bandara Perbatasan

by Setiadi
Kepala Bidang Perhubunan Udara Dishubkominfo Kaltara Suryanto

Kepala Bidang Perhubunan Udara Dishubkominfo Kaltara Suryanto

Bulungan, MK – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kaltara seriusi pengembangan bandara di perbatasan. Bahkan di tahun ini, melakukan studi kelayakan untuk bandara di Pulau Sebatik dan Bandara Long Layu Kabupaten Nunukan.

Kepada Metro Kaltara Kepala Bidang Perhubunan Udara Dishubkominfo Kaltara Suryanto mengaku studi kelayakan itu untuk mengetahui apakah bandara yang ada pantas untuk dikembangkan.

“Memang di tahun ini yang teranggarkan baru kegiatan studi kelayakan saja. Kita sudah mulai melakukan penelitian di Agustus,” ujarnya, Kamis (20/08).

Ia menjelaskan dipilihnya Sebatik lantaran berbatasan langsung dengan Tawau-Malaysia. Sama halnya dengan Bandara Long Layu yang sama-sama perbatasan. “Bandara Long Layu itu aktif, namun sementara ini baru digunakan untuk pesawat perintis saja. Oleh karena itu, studi kelayakan yang dilakukan akan menjadi acuan kedepannya,” bebernya.

Suryanto mengungkapkan beberapa aspek yang akan dilihat yakni luas lahan, pemukiman, keselamatan penerbangan hingga ekonomi. “Yang utama tentu keselamatan penerbangan diperhatikan. Apabila kedua bandara itu sangat membahayakan bisa saja dipindahkan lokasinya nanti. Jika layak dikembangkan yah pasti ditingkatkan,” tuturnya.

Meskipun demikian, adanya bandara di perbatasan yang representatif tentu akan seiring dengan peningkatan perekonomian masyarakat dan pembangunan daerah perbatasan.

“Kita akan memberikan yang terbaik demi jalur transportasi udara. Keluhan masyarakat perbatasan selama ini adalah sulitnya jalur transportasi. Jadi, pengembangan bandara nantinya dipastikan memunculkan multiplayer efek,” ucapnya. (adv/sti)

 

.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.