TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung resmi memulai tahapan pemeriksaan lanjutan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 melalui kegiatan entry meeting yang digelar di Aula Inspektorat Tana Tidung, Senin (6/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, Sekretaris Daerah H. Hersonsyah, jajaran Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), serta Tim Pemeriksa dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Utara.
Dalam suasana formal namun penuh keseriusan, entry meeting ini menjadi penanda dimulainya proses audit yang krusial bagi tata kelola keuangan daerah. Di hadapan seluruh peserta, Wakil Bupati Sabri menyampaikan sambutan hangat sekaligus penegasan komitmen pemerintah daerah terhadap transparansi dan akuntabilitas.
“Selamat datang kepada Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Kalimantan Utara. Kami berharap pemeriksaan ini dapat berjalan lancar sebagaimana mestinya,” ujar Sabri.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pemeriksaan oleh BPK bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian penting dari upaya membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang bersih, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, forum entry meeting ini menjadi momentum strategis untuk menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam mendukung kelancaran proses audit. Ia pun memastikan seluruh jajaran akan memberikan dukungan penuh agar pemeriksaan berjalan efektif, tertib, dan tepat waktu.
“Pemeriksaan ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam peningkatan kualitas laporan keuangan, tetapi juga mendorong perbaikan berkelanjutan di seluruh aspek tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Nada sambutan kemudian mengeras saat Wakil Bupati memberikan penekanan khusus kepada seluruh kepala OPD dan PPTK. Ia meminta agar selama proses pemeriksaan berlangsung, tidak ada pejabat yang meninggalkan daerah tanpa alasan mendesak.
“Seluruh kepala OPD dan PPTK saya minta untuk tidak meninggalkan Kabupaten Tana Tidung atau melaksanakan dinas luar selama pemeriksaan berlangsung. Selain itu, saya harap seluruh OPD bersikap kooperatif apabila diminta keterangan oleh Tim Pemeriksa BPK,” tandasnya.
Penegasan tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga kelancaran proses audit, sekaligus meminimalisir potensi hambatan administratif yang kerap terjadi saat pemeriksaan berlangsung.
Di akhir kegiatan, dilakukan penyerahan Surat Tugas Tim Pemeriksa BPK RI Perwakilan Kalimantan Utara dari Ketua Tim kepada Wakil Bupati Tana Tidung sebagai simbol dimulainya secara resmi rangkaian pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025.
Dengan dimulainya proses ini, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung diharapkan mampu kembali menunjukkan kinerja pengelolaan keuangan yang kredibel, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan bertanggung jawab. (rko)


