Gubernur Tinjau Ruang Isolasi RSUD Tarakan

by kenneth Helmy Harahap

 

Gubernur kalimantan utara, DR Irianto Lambrie. Tinjau langsung kesiapan ruang isolasi covid-19 RSUD Tarakan.

TARAKAN, MK. Disela kunjungannya, guna peresmian dan peletakan batu pertama atau ground breaking gedung kantor perwakilan BIN Kaltara, Gubernur Kalimantan Utara. Tinjau kesiapan ruang baru pasien covid-19 RSUD Tarakan.

RSUD Tarakan, yang sejak awal mempersiapkan ruang isolasi di ruangan yang pernah dijadikan ruang isolasi bagi pasien sars dan flu burung beberapa tahun lalu, menambah ruangan di lantai satu ruang Dahlia. Sebagai antisipasi seandainya ada pasien yang yang terdiagnosis positif covid-19.

Gubernur kalimantan utara, DR Irianto Lambrie, menuturkan. Guna penambahan fisik ruang isolasi covid-19, dirinya menggunakan dana alokasi APBD. Dan akan meminta dana alokasi khusus ke pemerintah pusat, untuk penambahan peralatan dan kelengkapan penunjang kesehatan, selain menempatkan 40 orang tenaga medis di RSUD Tarakan, khusus untuk menangani kasus covid-19.

“ Kita menggunakan dana alokasi APBD, untuk penambahan fisik ruang isolasi covid-19 ini. Dan saya akan mengajukan permintaan bantuan dari pemerintah pusat, untuk penambahan alat dan kelengkapan penunjang ksesehatan diruangan isolasi ini”. Tutur Irianto.

Kedepannya, Gubernur akan meminta Rumah Sakit Pertamina untuk dijadikan Rumah Sakit rujukan khusus covid-19 di Kaltara.

“ Saya sudah meminta Rumah Sakit Pertamina Tarakan untuk membantu menyiapkan dua ruang isolasi covid-19 di Rumah Sakitnya, dan akan saya buatkan surat keputusan Gubernur untuk RSUD Kabupaten Nunukan Sebagai Rumah Sakit Rujukan covid-19 di Kaltara”. Tutupnya. (Ken)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.