Gunakan Alat Medis Karatan, Enam Tukang Gigi Ditindak Petugas

by Muhammad Aras

Tampak Kapolres Bulungan AKBP Yudistira Mudyawan (tengah) melakukan press release , Kamis (30/1)

TANJUNG SELOR, MK – Diduga menyalahi pasal 78 UU No 19 tahun 2004 tentang praktek kedokteran, sebanyak 6 tukang pasang gigi dipanggil aparat kepolisian Polres Bulungan untuk dimintai keterangan. Pemanggilan tersebut merupakan hasil dari inspeksi medadak (sidak) yang dilakukan oleh Unit Tipidter Satreskrim Polres Bulungan bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan, Rabu (29/1/2020) kemarin.

Kapolres Bulungan AKBP Yudhistira Midyawan dalam press releasenya menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan imformasi terkait banyaknya tukang gigi yang memberikan pelayanan selain membuat dan memasang gigi palsu. Selanjutnya unit Tipidter Satreskrim Polres Bulungan bersama dengan Dinkes Bulungan melaksanakan sidak kepada para tukang gigi.

“Disini ada 6 daftar tukang gigi yang sudah melakukan tindakan-tindakan medis yang seharusnya tidak diperkenankan antara lain cabut gigi, menambal gigi, memasang gigi dan menggunakan alat-alat yang karatan, tidak higenis dan tidak sesuai standar kesehatan,” ujarnya kepada Metro Kaltara, Kamis (30/1).

Keenam tugas gigi tersebut berinisial IS, DJ, AY, AB, AA, dan BH, mereka masing-masing beralamat di Jln Jenderal Sudirman, Jln Katamso, Sabanar Lama, Semangka, Mangga 1, dan Jelarai Selor. Saat ini mereka masih berstatus sebagai saksi sehingga masih diperbolehkan untuk beroperasi.

Barang bukti yang diamankan

“Kalau untuk masang gigi dan membuat gigi palsu masih boleh tapi kalau melakukan tindakan medis itu kita tidak perbolehkan, kalau ketahuan apalagi ada korban kita tindak pidana. Jadi sementara masih saksi. Kita akui juga belum ada korban yang melapor secara resmi,” terang Kapolres.

“Dengan kegiatan ini kdari kepolisian dan Dinas Kesehatan kita membina mencegah masyarakat untuk menjadi korban. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati,” himbau pria berpangkat dua melati dipundaknya ini.

Untuk tindaklanjutnya, Satreskrimm Polres Bulungan bersama Dinkes Bulungan akan melaksanakan pembinaan dan pengawasan kepada para tukang gigi agar memenuhi standar dan kompetensi profesi tukang gigi sesuai dengan peraturan Mentri Kesehatan No 39 tahun 2014 tentang pembinaan pengawasan dan perizinan pekerjaan tukang gigi. Sehingga tidak menyalahi pasal 78 UU No 19 tahun 2004 tentang praktek kedokteran.(as)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: