Pasar Pagi Nunukan Ludes Terbakar, 13 Kios dan 4 Gudang jadi Arang

by Ramlan

Nunukan, MK – Pasar pagi Nunukan yang berada di Jalan Pattimura, Nunukan Tengah ludes terbakar pada Minggu malam (7/5/2023). Sebanyak 13 kios dan 4 gudang penyimpanan barang sembako milik pedagang jadi arang akibat kobaran api.

Kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 21.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, lantaran aktifitas pasar sudah tutup. Akan tetapi, hampir rata-rata barang dagangan milik pedagang tak terselamatkan.

Kasi Penyelamatan, Dinas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Aristra Pratama Sanmigo mengatakan, api diduga berasal dari daerah belakang pasar yang berdekatan dengan salah satu gudang pemotongan ayam. Api dengan cepat merambah ke kios-kios pedagang, lantaran pasar terbuat dari bahan dasar kayu.

“Informasi sementara (dugaan penyebab), karena pembakaran sabuk kelapa di belakang pasar. Mungkin karena api di tiup angin, makanya cepat menjalar. Tapi itu (dugaan penyebab) belum bisa kita pastikan. Nanti kepolisian yang akan lakukan penyelidikan,” katanya.

Dia mengungkapkan, pihaknya membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih untuk bisa memadamkan api. Pasar yang terbuat dari bahan kayu dan tiupan angin, menyebabkan api dengan cepat merambah ke kios-kios lainnya. Selama proses pemadaman, pihaknya sedikit mengalami kendala, salah satunya banyaknya masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Sehingga hal itu menyebabkan, pihaknya sedikit kesulitan melakukan pergerakan dalam lakukan pemadaman.

“Selalu jadi Kendala itu, paling masyarakat. Karena banyak masyarakat yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Boleh saja sebenarnya menonton, tapi jangan dekat dengan lokasi. Karena itu menghalangi petugas,” ujarnya.

Sementara untuk penyebab kebakaran, kini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. Police line atau garis polisi telah di pasangi, sebagai proses penyelidikan. (rm)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.