Irau Bawang Meriahkan HUT ke-68 Desa Wisata Pulau Sapi, Wabup Jakaria Ajak Lestarikan Budaya dan Dorong Pariwisata

by Isman Toriko

MALINAU, Metrokaltara.com – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pembukaan Irau Bawang dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Senin malam (22/6/2026). Perayaan tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat ini berlangsung meriah dengan menampilkan kekayaan seni, budaya, dan kuliner khas masyarakat Lundayeh.

Pembukaan HUT ke-68 Desa Wisata Pulau Sapi Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan Tubung, sebuah simbol dimulainya rangkaian pagelaran seni dan budaya yang akan berlangsung selama empat hari ke depan. Tradisi tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi acara.

Mengusung tema “Pulau Sapi Bersatu, Wisata Maju Budaya Lestari”, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan masyarakat, memperkuat identitas budaya lokal, sekaligus mengembangkan potensi Desa Wisata Pulau Sapi sebagai salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Malinau.

Berbagai perlombaan seni dan budaya telah disiapkan panitia, mulai dari pertunjukan tari tradisional, musik daerah, permainan rakyat, hingga berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai tradisi leluhur.

Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap HUT ke-68 Desa Wisata Pulau Sapi tidak sekadar menjadi perayaan hari jadi desa, tetapi menjadi penggerak semangat gotong royong, memperkuat persaudaraan antarwarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.

Selain itu, pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui promosi produk lokal, kuliner tradisional, serta berbagai potensi wisata yang dimiliki Pulau Sapi.

Usai mengikuti prosesi pembukaan, Wakil Bupati Malinau Jakaria menyempatkan diri mengunjungi setiap stan yang disiapkan oleh masing-masing RT. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Wabup berdialog dengan masyarakat sekaligus menikmati berbagai olahan makanan tradisional khas Lundayeh yang disajikan oleh warga.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kreativitas masyarakat dalam melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian penting dari identitas budaya daerah. Beragam hidangan khas yang dipamerkan di setiap stan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu dan pengunjung yang hadir.

Melalui pelaksanaan Irau Bawang dan peringatan HUT ke-68 Desa Wisata Pulau Sapi ini, diharapkan semangat persatuan, pelestarian budaya, serta pengembangan pariwisata dapat terus berjalan seiring, sehingga Pulau Sapi semakin dikenal sebagai desa wisata yang mampu menjaga warisan budaya sekaligus berkembang menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Malinau. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses