Sekda Ernes Ikuti Penutupan MTQ ke-5 Tingkat Provinsi Secara Daring

by Redaksi Kaltara
Malinau – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua LPTQ Kabupaten Malinau Drs. H. Edy Marwan, M.Si, menghadiri penutupan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-5 Secara Daring Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2020 dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kepala OPD, Kepala Kemenag Kabupaten Malinau, Dandim 0910 Malinau, Kapolres Malinau diwakili, Danyon 614 RJP, Danyon Pamtas Yonif Raider 200/BN dan Peserta MTQ Kabupaten Malinau dan Para Pendamping Peserta MTQ Kabupaten Malinau di Ruang Tebengang, Lantai ll Kantor Bupati Malinau, Rabu (23/09) pagi.
Kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), H Suriansyah mewakili Gubernur Kaltara. Yang disaksikan oleh seluruh Kafilah melalui daring, termasuk Kafilah dari Kabupaten Kabupaten Malinau.
Sekda Ernes menyampaikan syukur karena mtq ke- 5 tingkat provinsi sudah berjalan dengan baik, lancar dan sukses. Seperti sambutan gubernur yang dibacakan oleh sekprov kaltara. “Bukan hanya kemenangan saja yang kita kejar tapi bagaimana kita memaknai al-quran itu dalam kehidupan kita sehari-hari,” ucapnya saat diwawancarai usai mengikuti penutupan MTQ.
“Nah ini sebenarnya tujuan dari MTQ ini. Apapun hasil itu butuh proses yang cukup panjang, harapan kita kedepan prestasi itu tidak serta merta muncul atau berhasil, tapi perlu proses dari pembinaan kita,” terangnya.
Sekda Ernes berharap Dimasa mendatang MTQ nanti kita persiapkan dengan lebih baik dari masing-masing kabupaten khususnya kabupaten malinau. Kemudian lanjutnya, Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi kemudian juga panitia baik itu panitia pelaksana dari LPTQ malinau yang sudah hadir satu pekan menjaga bersama-sama dalam pelaksanaan MTQ.
“Kita bersyukur bahwa adik-adik dari malinau bisa bersaing dengan kabupaten kota di kaltara yang memiliki perserta yang bagus-bagus. Kemudian Kita mempunyai juara nasional yang merupakan kader kita artinya betul-betul dipelihara, dijaga dan tetap dibina. Sehingga muncul adik-adik seperti Afiqah Adawiyah seperti yang sudah ada,” pungkasnya. (ian/red).

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: