Tambahan Anggaran Pilkada 2020 Mentok di Rp4,7 Triliun

by Redaksi Kaltara

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan anggaran tambahan untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sudah sangat pampat di angka Rp4,7 Triliun. Ketua KPU Arief Budiman menyatakan belum ada ruang untuk bisa menguranginya kembali.

“Pada RDP (rapat dengar pendapat) terakhir dengan DPR disepakati Rp5,6 triliun. Tapi, pemerintah minta dipangkas lagi. Hari ini sudah kita pangkas sekitar Rp600 miliar. Kira-kira sudah kita pampatkan menjadi sekitar 4,7 triliun,” kata Arief dalam dialog webinar dengan Metro TV, Rabu, 10 Juni 2020.

KPU berharap pemerintah pusat setuju dengan tambahan anggaran sebesar itu. Agar tak terlalu terbebani, Arief mengusulkan pengucurannya dilakukan bertahap.

“Misal, tahap pertama ditransfer berapa, tahap kedua berapa, dan seterusnya. Agar beban tak terlalu tinggi di tahap awal,” kata dia.

Arief juga meminta tambahan anggaran ini sudah ada paling lambat 15 Juni. Syarat ini merupakan bagian dari sejumlah syarat yang diajukan KPU jika Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan tahun ini, yakni pada 9 Desember.

KPU disebut telah mengajukan rasionalisasi anggaran penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Jumlah anggaran yang diajukan sekitar Rp2,5 triliun hingga Rp5 triliun.

“Dana tambahan diusulkan ada dua kategori (A dan B) dan setiap kategori ada dua opsi (1 dan 2),” kata Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini kepada Medcom.id, Rabu, 3 Juni 2020.

Titi menyebut KPU sudah memenuhi kebutuhan pendukung pada pengajuan penambahan anggaran opsi 1 kategori A dan B. Sedangkan pada opsi 2 kategori A dan B masih ada pengurangan.

Pengurangan yang dimaksud yaitu hand sanitizer, disinfektan, sarung tangan plastik, sabun cair, termometer, drum atau tong air, kantong plastik penampung sampah, pelindung wajah, serta hazmat yang akan dialokasikan ke kabupaten/kota sebanyak tiga unit per kecamatan.

Pilkada 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Pemungutan suara pilkada akan digelar pada 9 Desember 2020. (Medcom)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: