TARAKAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Kodim 0907/Tarakan tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan fasilitas dasar bagi masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih, pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), hingga perbaikan rumah tidak layak huni.
Sejumlah sasaran fisik tersebut menjadi perhatian Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD saat meninjau pelaksanaan TMMD Ke-130 di Kota Tarakan. Tim yang dipimpin Wakil Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Wairjenad) Mayjen TNI Muh. Muchidin mengapresiasi pelaksanaan program yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Komandan Satgas TMMD Ke-130 sekaligus Dandim 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, mengatakan pembangunan rumah milik Kristin (45) di RT 20, Kelurahan Pamusian, turut dilengkapi fasilitas MCK dan sumur bor yang dapat dimanfaatkan warga di sekitarnya.
Menurut Danan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya membantu keluarga penerima manfaat, tetapi juga mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sekitar.
“Dari beliau menyampaikan bahwa progres yang kita capai cukup bagus, kemudian apa yang kita kerjakan juga memberikan manfaat langsung kepada warga. Selain sumur bor, kita juga membuat MCK di situ. Sehingga apa yang kita kerjakan bukan hanya memberi manfaat kepada Bu Kristin, tetapi juga memberikan manfaat di lingkungan sekitarnya,” ujar Danan.
Selain di Kelurahan Pamusian, pembangunan sumur bor di kawasan Tanjung Batu juga telah menghasilkan air bersih. Berdasarkan keterangan Danan, fasilitas tersebut saat itu masih dalam tahap penyelesaian akhir atau finishing sebelum dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga.
Penyediaan sarana air bersih ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemeliharaan fasilitas juga menjadi hal penting agar sarana yang dibangun melalui program TMMD dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Selain pembangunan fisik, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 0907/Tarakan turut melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan pertanian yang diikuti sedikitnya 80 perwakilan kelompok tani se-Kota Tarakan.
Kegiatan tersebut melibatkan instruktur dari Dinas Pertanian Tarakan untuk meningkatkan pengetahuan petani dalam mengelola lahan dan mendorong produktivitas pertanian.
Penyuluhan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD yang diarahkan untuk mendukung peningkatan kapasitas masyarakat, sehingga manfaat program tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fasilitas, tetapi juga melalui penguatan pengetahuan dan keterampilan warga.
Danan menambahkan, dalam pelaksanaan TMMD, Wairjenad juga mengingatkan seluruh personel TNI agar menjalankan tugas dengan tulus dan ikhlas serta terus berupaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Ia turut mengimbau masyarakat Kota Tarakan agar tidak ragu berkomunikasi dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) apabila menghadapi persoalan atau kendala di lingkungan masing-masing.
“Saya imbau kepada seluruh warga Kota Tarakan, apabila ada kesulitan atau ada kendala di lingkungannya supaya melapor kepada Babinsa supaya kita bisa membantu atau menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan kita,” kata Danan.
Melalui sasaran fisik dan nonfisik tersebut, TMMD Ke-130 Kodim 0907/Tarakan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, meningkatkan kapasitas warga, serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Keberlanjutan manfaat program tersebut juga bergantung pada pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun, serta partisipasi masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan di lingkungan masing-masing.

