130 Tenaga Kerja Konstruksi KTT Ikut Sertifikasi

by Muhammad Aras

SERTIFIKASI : Kegiatan sertifikasi tenaga kerja jasa konstruksi gelaran DPUPR-Perkim Kaltara di Tana Tidung, Senin (2/7).

TANA TIDUNG, MK – Dalam rangka mendukung program peningkatan kompetensi dan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) , bidang Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kaltara menyelenggarakan kegiatan sertifikasi tenaga terampil konstruksi dan operator alat berat di Basecamp PT Tanjung Mas Perkasa, Kabupaten Tana Tidung (KTT), Senin (2/7) pagi.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya di 2018 yang dilaksanakan oleh DPUPR-Perkim Kaltara. Dimana, kegiatan serupa sebelumnya digelar di Kota Tarakan. ā€œPembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan pembangunan sumber daya manusia, maka dari itu kami melakukan kegiatan sertifikasi ini,ā€ kata Deni Yusdianto, Kepala Bidang (Kabid) Jasa konstruksi DPUPR-Perkim Kaltara.

Untuk sertifikasi kali ini, diikuti 130 tenaga kerja konstruksi. Baik tukang kayu, tukang batu, tukang besi dan operator alat berat. ā€œKami menargetkan tahun ini 500 tenaga kerja konstruksi di Kaltara tersertifikasi. Sampai saat ini, baru 260 tenaga kerja yang telah mengikuti kegiatan sertifikasi yang kita laksanakan,ā€ tutur Deni.

Dari kegiatannya sendiri, para peserta mendapatkan pengarahan juga praktik dan wawancara singkat oleh assesor. ā€œTahapan praktek uji kompetensi dan wawancara ini nantinya akan dievaluasi hasilnya oleh assesor dan instruktur yang nantinya akan menjadi salah satu persyaratan dalam pembuatan sertifikat kompetensi,ā€ jelas Deni.

Lebih jauh, kegiatan sertifikasi ini bertujuan untuk membentuk kepribadian dan disiplin para tenaga kerja sehingga dapat menjadi tenaga kerja konstruksi dan operator alat berat yang terampil dan profesional. ā€œPastinya, kami mempedomani kegiatan ini pada UU (Undang-Undang) Nomor 2/2017 tentang Jasa Konstruksi. Dimana, UU itu mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi untuk memiliki sertifikat kompetensi dan para penyedia jasa juga wajib memperkerjakan tenaga kerja yang bersertifikat,ā€ tukasnya. Direncanakan, kegiatan sertifikasi ini akan dilanjutkan ke Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan.(humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: