Bulan Bakti Desa Wisata Long Loreh

by Muhammad Reza

MALINAU ā€“ Kesiapan Bulan Bakti RT Bersih dan pencanangan desa wisata Long Loreh Kecamatan Malinau Selatan yang akan diselenggarakan pada 14 Juli hingga 14 Agustus, telah mencapai 80 persen.

ā€œUntuk Bulbak (Bulan Bakti) dan Pencanagan Desa Wisata di Long Loreh, kita melihatnya sudah mencapai 80 persen,ā€ ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi MM saat ditemui usai menggelar rapat koordinasi dengan pihak pelaku usaha batik, Perbankan dan pengusaha pernak pernik yang ada di Malinau, Senin (1/7) pagi.

Hal itu dikatakannya, saat melakukan peninjauan dilokasi pada Jumat (28/6/2019) lalu. Dimana, antusias masyarakat di Long Loreh dan sekitar terlihat cukup tinggi. Bahkan, keadaan dan suasana di wilayah tersebut telah sangat berubah. ā€œTampak terlihat lebih bersih. Karena mereka juga sudah melakukan kerja bakti,ā€ kata Ernes.

Melihat hal itu, menurut dia, bulan bakti rt bersih yang akan dilaksanakan pada juli memiliki dampak positif serta memiliki kesadaran dari perilaku masyarakatnya. ā€œKarena RT bersih itu sangat penting. Kami berharap ke depan bisa membawa kearah yang lebih baik lagi,ā€ imbuhnya.

Dengan demikian, Sambung Ernes lagi, apa yang menjadi harapan pemerintah daerah dan kepala daerah dalam hal ini Bupati Malinau Yansen TP, terhadap bulan bakti RT bersih tersebut berjalan dengan baik. ā€œJadi kami dan Bapak Bupati tentu berkeyakinan bahwa bulan bukti rt bersih di Long Loreh dapat terlaksana,ā€ ungkapnya.

Tak hanya itu, untuk menambah kemeriahan dalam kegiatan bulan bakti rt bersih dan pencanangan desa wisata long loreh tersebut, pemerintah daerah juga melibatkan para pengrajin batik, pengusaha kuliner dan pengrajin atribut atau aksesoris daerah. ā€œKami juga sudah memanggil mereka untuk bisa hadir dalam rangka bulan bakti rt bersih ini,ā€ katanya.

Dengan terlibatan para pelaku usaha dan perbankan, kata dia, bisa dapat melakukan pembinaan kepada masyarakat Desa Long Loreh tersebut. ā€œJadi memang tujuan kita selain lounching atau peresmian desa wisata dan bulan bakti, tentu dilakukan pembinaan. Dan itu sudah kewajiban kami dan pihak perbankan maupun perusahaan yang ada di wilayah itu,ā€ jelasnya.

Ernes menambahkan, diharapkan pihak perbankan juga dapat memiliki tanggungjawab dalam melakukan pembinaan-pembinaan di setiap desa-desa wisata yang sudah terbentuk dan desa long loreh tersebut. ā€œPembinaan bisa dalam bentuk mendatangkan pelatih dari luar daerah. Seperti yang telah dilakukan oleh Bank Kaltim tara dimana telah mendatangkan pelatih dari Malang. Bahkan, bagaimana pihak perbankan juga bisa mensinergikan dengan program unggulan Rt bersih,ā€ pungkasnya. (man/hms).

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: