MALINAU, Metrokaltara.com – Wujud kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Bupati Malinau Wempi W. Mawa, SE., M.H., didampingi Wakil Bupati Malinau Jakaria, SE., M.Si., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran di RT 07, Desa Pulau Sapi, Selasa (21/7/2026) siang.
Kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Malinau di lokasi kebakaran menjadi bentuk dukungan moril sekaligus komitmen pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Wempi W. Mawa menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa yang menimpa warganya.
“Kita semua tidak pernah mengharapkan apa yang kita lihat dan rasakan seperti hari ini. Di balik semua ini kita tetap harus kuat dan bangkit,” ujar Wempi.
Ia mengatakan, musibah kebakaran memang meninggalkan luka yang mendalam karena banyak harta benda yang tidak dapat diselamatkan. Meski demikian, ia mengajak seluruh warga untuk tetap tabah, saling menguatkan, serta bergotong royong membantu keluarga yang terdampak.
“Pemerintah tentu memahami bahwa kondisi tidak akan bisa kembali seperti semula dalam waktu singkat. Namun kami berharap semangat kebersamaan masyarakat dapat menjadi kekuatan bagi keluarga yang sedang menghadapi cobaan ini,” katanya.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Malinau juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam proses penanganan maupun pelayanan terhadap korban.
“Kami berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat dalam setiap kejadian kebakaran seperti hari ini,” ungkapnya.
Bantuan yang diserahkan berasal dari Pemerintah Kabupaten Malinau dan diberikan dalam bentuk dana yang dapat digunakan secara fleksibel oleh para korban untuk memenuhi kebutuhan paling mendesak, termasuk biaya tempat tinggal sementara maupun kebutuhan dasar lainnya.
“Kami harap bantuan ini jangan dilihat dari nilainya, tetapi dari semangat kebersamaan dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Gunakanlah untuk keperluan yang paling dibutuhkan,” pesan Bupati.
Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman yang masih didominasi rumah berbahan kayu.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan pemerintah desa, ketua RT, serta instansi terkait untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan, termasuk penyediaan peralatan pemadam kebakaran dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai mitigasi risiko kebakaran.
“Mudah-mudahan dari kejadian ini kita semua lebih berhati-hati. Dengan kewaspadaan bersama, kita bisa mengurangi kejadian-kejadian seperti ini di masa mendatang,” tutup wempi. (rko)


