IDCR : Apresiasi Forum Tabayyun MUI, Komitmen Rubah Konsep

by Muhammad Reza

Walikota Diminta Tidak Percaya Informasi Hoax Terkait IDCR

TARAKAN – Indonesia Color Run (IDCR) yang kini berganti tajuk Industry of Creativity mengapresiasi forum tabayyun yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tarakan di Kantor Baznas, Kamis (6/2) lalu. Bahkan, penanggungjawab kegiatan IDCR di Kota Tarakan Fachry Danny Arifin mengaku sejak awal telah berkomitmen merubah konsep acara berdasarkan masukan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKp) berbasis Islam.

“Kami bersyukur adanya forum tabayyun ini, dan akhirnya menjadi ajang buat penyelenggara evaluasi kegiatan. Sebelum forum tabayyun kami sudah merubah konsep yang kritikan utamanya yakni menghilangkan tepung atau bubuk warna di acara. Kami siap menghilangkan konsep itu,” ujar Fachry.

Ia menjelaskan acara kali ini lebih mengedepankan panggung kreatifitas pemuda di Kaltara. Salah satunya penampilan seni tari tradisional dayak dan tidung dari SMA Negeri 1 Tarakan. Kemudian, parade band lokal dan penampilan musisi Tarakan yang tengah berjuang di belantika musik nasional.

“Jadi mohon pihak-pihak yang belum tahu secara utuh kegiatan ini jangan menggiring opini miring dan mengakibatkan adanya informasi hoax. Apalagi semua kegiatan full kreatifitas pemuda di Kaltara. Contohnya kita mendukung dua musisi lokal yang sudah mencoba masuk di belantika musik Indonesia yakni Ozane Bilfaqih dan Adam Alaydrus,” harapnya.

Tak hanya itu, selain diisi penampilan kesenian Industry of Creativity (IDCR) di Kota Tarakan turut diperkaya dengan acara Baazar UMKM (kuliner) dan pameran komunitas seni serta kompetisi foto-video bertema olahraga, seni serta budaya.

“Kami heran dengan oknum-oknum yang menganggap mudharat. Sementara tidak disebutkan bagian mudharatnya dan semua konsep full seni dan pameran. Memang sempat ditanyakan soal senam Zumba dalam forum tabayyun dan kami komitmen instruktur serta peserta kita tekankan tidak menggunakan pakaian yang dianggap seksi,” bebernya.

INDUSTRY OF CREATIVITY DIDUKUNG BANYAK ORGANISASI KREATIF

Dukungan senada juga disampaikan penggiat seni Kaltara Adinata Kusumah yang berharap para pengambil kebijakan khususnya MUI Tarakan tidak termakan giringan opini negatif. “Alhamdulillah panitia sudah merubah konsep, mengutamakan kepentingan panggung kreativitas pemuda. Sudah tidak bubuk warna dan acara disesuaikan dengan kondisi demografi Tarakan, jadi mohon oknum-oknum jangan buat hoax sebelum bertabayyun,” tegasnya.

Sementara Penggiat Seni Musik Lokal Tarakan Roni mengapresiasi panitia IDCR yang mengakomodir kreatifitas seni musik baik Parade Band dan Disco Bahula. Artinya, memberikan ruang bagi para seniman musik untuk tampil di ajang tersebut. “Ya kami berterima kasih lantaran diberikan ruang. Kami anggap IDCR yang artinya Industry of Creativity sangat bagus dan perlu didukung pemerintah. Apalagi pemerintah daerah jarang membuatkan event-event berkaitan dengan seni musik,” paparnya.

HAKI IDCR SUDAH DIDAFTARKAN SEJAK 2017

Penanggungjawab kegiatan IDCR Fachry kembali menegaskan terkait pernyataan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) yang mengkritik soal legalitas tidak mendasar. Sebab, IDCR secara nasional sudah mendaftarkan lebel merk kepada Direktorat Jendral Kekayaan Intelektual Kemenkumham tertanggal 03 Maret 2017.

“Sekali lagi kami mohon yang kurang paham soal pendaftaran HAKI tidak berkomentar. Karena prosesnya pendaftaran sebuah branding perlu memakan 2 tahun, jika tidak ada komplain atau gugatan nama selama diumumkan 2 tahun maka nama tersebut sudah sah.  Artinya bukan pada larangan membuat kegiatan, justru proses sertifikasi nama di Kemenkumham menyarankan agar membuat kegiatan secars terus menerus agar secara nasional mengetahui nama tersebut. Jika tak ada halangan sertifikasi IDCR akan dikeluarkan secara sah,” jelasnya.

Oleh karena itu, lantaran masih proses pengeluaran sertifikasi maka branding Indonesia Color Run bisa dirubah Industry Of Creativity. Bahkan, pihaknya juga sudah mendapat izin dari IDCR pusat dan kegiatan ini dibawah naungan PT. Segara International Developmen. (SI)

Related Articles

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.