Korupsi Dana Bansos SLPTT, Fendi Akhirnya Ditangkap

by Setiadi
Fendi tak berkutik kala digelandang ke Rutan Pontianak.

Fendi tak berkutik kala digelandang ke Rutan Pontianak.

Kalbar, MK – Satu dari tiga tersangka kasus korupsi Dana Bantuan Sosial Sekolah Lapangan Pertanian Tanaman Terpadu (SLPTT) 2014 di Kecamatan Sui Kakap Kab Kubu Raya, akhirnya ditahan Kejaksaan Tinggi Kalbar.

Fendi Kiantono selaku pemilik toko Agro Tani Lestari dan juga Direktur CV Cahaya Agro Persada langsung digelandang ke Rutan Pontianak menggunakan mobil tahanan Kejati Kalbar. Sebelumnya Fendi diperiksa secara intensif oleh penyidik Pidsus Kejati Kalbar, di Kejati Kalbar, Jl Subarkah, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (12/5) sekitar pukul 15.00 WIB.

Aspidsus Kejati Kalbar Bambang Sudrajat menuturkan tersangka selaku penyedia pembelian Sarana Produksi Padi (Saprodi), ada tindakan penyimpangan dilakukan oleh tersangka yakni menyediakan Saprodi tidak terdaftar sesuai di Kementerian Pertanian RI seperti pupuk Extragen. “Akibatnya‎ negara dirugikan sekitar Rp 493.680.000, karena Dana Bansos SLPTT 2014 untuk 46 kelompok tani di Sui Kakap,” jelasnya

Bambang mengungkapkan perbuatan tersangka bertentangan dengan ketentuan Pasal 38 ayat 1 UU RI No 12 tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Pasal 16 huruf a Permentan No 7/Permentan/SR.140/2/2007 tanggal 14 Februari tahun 2007 tentang Syarat dan Tata Cara Pendaftaran Pestisida.

Dalam penyelidikan dan penyidikan perkara ini, ada 26 saksi yang dimintai keterangan diantaranya para petani dari kelompok tani di Kec Sui Kakap. “Nanti ya untuk yang lain, masih ada lagi, perkara ini terkait APBD Kubu Raya 2014,” tuturnya singkat. (Lyn/MK*1)

Related Articles

2 comments

Egi J Mei 30, 2016 - 3:21 pm

Mohon di tindak lanjuti Aspidsus Kejati Kalbar Bambang Sudrajat, biar kebenaran terungkap ….. korupsi di sungai kakap sdh terjadi semenjak thn 2012 dan thn 2013 & thn 2014 pada saat BANSOS SLPTT petani ada. Rekanan tunggal atau penyalur tunggal nya adalah sdr FK ( 2012+2013) thn 2014 dua rekanan (FK dan TS).Kerugian negara terbesar yaitu di tahun 2012 & 2013 malah untuk sui kakap milyaran karena sdr FK mulai thn 2012 s/d 2014 terus menyalurkan pupuk cair EKTRAGEEN yg tdk terdaftar di kementan dg harga yg luar biasa di RUK petani harganya 200 rb / ha …. silahkan cek harga semua kelompok di kecamatan Sungai kakap punya data tersebut …. jumlah barang harga barang lengkap di kelompok tani atau di gapoktan semua data nya ada..jgn tanggung pak kalau mau ngembalikan uang negara kalau 2014 tdk ada apa2nya

Reply
Setiadi Juni 1, 2016 - 7:23 am

terimah kasih banyak masukan dan sarannya pak. Semuanya akan ditindaklanjuti oleh wartawan kami yang berada disana.

Reply

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: