Pemilik Cafe Akui Sejak Pandemi Perputaran Uang Tak Stabil

by Isman Toriko

TAK SERAMAI DULU: Pengunjung cafe saat ini sudah tak seramai dulu, sehingga membuat banyak cafe yang memilih tutup.

TANA TIDUNG,MK – Perputaran uang di Kabupaten Tana Tidung dinilai para pengusaha cafer tidak berjalan baik, hal tersebut membuat usaha cafe yang ada di KTT terlihat sepi.

Hampir setiap malam para pengunjung cafe hanya 2 sampai 3 orang yang terlihat bersantai di cafe-cafe yang ada di KTT.

Terlebih saat ini hampir tiga bulan para Aparatur Sipil Negara (ASN) belum menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Sehingga hampir semua pedagang mengharapkan TPP dari ASN.

Seperti yang diungkapkan salah satu pemilik warkop catur yang ada di Jalan Padat Karya Tideng Pale Hendra menurutnya, berbeda dengan berapa tahun lalu yang masih stabil perputaran uang sebelum pandemi Covid-19.

“Kalau dulu sebelum Covid-19 perputaran uang masih stabil, tapi sekarang sudah tidak terlalu,” ujar Hendra.

Ia mengakui, setiap malam warkop caturnya tidak seramai dulu. Dulu hampir setiap malam warkopnya ramai akan anak muda bahkan orang tua, sekarang sepi hanya 2-3 orang saja dalam semalam.

“Meski begitu namanya usaha kan kadang ramai kadang sepi, tetap disyukuri saja meski dalam keadaan saat ini TPP ASN juga belum keluar,”jelasnya.

Perputaran uang di KTT menurutnya, tidak berjalan stabil terkadang jika ASN gajian hanya sebagian perputaran uang berjalan di KTT selebihnya diluar.

“Kita tidak bisa juga mengharapkan ASN karena ASN ini sifatnya pendapatan perbulan, kalaupun gajian kadang hanya berputar tidak terlalu banyak di KTT,” ungkapnya.

Tidak sedikit para pengusaha cafe gulung tikar saat ini, karna pendapatan dan pemasukan tidak balance sehingga lebih memilih tutup.

“Sudah banyak cafe yang tutup ya karna itulah, sepi pendapatan tidak sesuai dengan pengeluaran jadi ya beginilah di KTT,”ungkapnya. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses