Pemkab dan WWF Latih Pembentukan BUMDes Perbatasan

by Redaksi Kaltara

MALINAU – WWF Indonesia perwakilan Kalimantan Utara bekerja sama dengan Pemkab Malinau memberikan pelatihan terhadap pengurus aparatur desa dalam pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Desa yang mendapat pelatihan, yakni Desa Apau Ping dan Desa Long Alongo, Kecamatan Bahau Hulu.

Koordinator Project WWF Kalimantan Utara Agus Suyitno menyampaikan, bahwa WWF Indonesia sangat mendukung program pemerintah, yakni pembangunan berkelanjutan, terutama yang berorientasi ekonomi dan seiring dengan ekologi.

“Nah, bagaimana WWF bisa masuk ke dalam pembangunan berkelanjutan. Salah satunya melalui program BUMDes ini. Sehingga kegiatan dan pendampingan dari WWF dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah,” ujar Agus.

Menurut dia, WWF memberikan penguatan kapasitas di dalam kepengurusan BUMDes dan kelompok yang akan terlibat dalam support ekonomi di dua desa tersebut.

“Artinya, kita mensupport peningkatan kapasitas dan membantu menyusun program anggaran yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Sejauh ini, kata dia, selama melakukan pendampingan di Desa Apau Ping dan Long Alongo, memang secara struktur kepengurusan BUMDes belum terbentuk.

Oleh karena itu, saat ini memberikan penguatan dan pengetahuan kepada aparatur desa terkait peraturan dan mekanismenya.

“Makanya, kita sandingkan dengan DPMD Kabupaten Malinau untuk memberikan pemahaman terhadap aturan-aturan pembentukan BUMDes. Dengan harapan ke depan BUMDes di dua desa bisa terbentuk,” jelas dia.

Dia berharap masyarakat di dua desa ini dapat memahami konteks struktur dan kinerja BUMDes tersebut.

“Paling tidak, sasaran saat ini, kita memberikan pemahaman terlebih dahulu manfaat BUMDes dan mengelola BUMDes. Kalau sudah paham tentu bisa berjalan nantinya,” tutur dia. (ian/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: