MTQ Malinau Ditutup, Kualitas Peserta Meningkat

by Redaksi Kaltara

MALINAU, MK – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke -16 tingkat Kabupaten Malinau yang dipusatkan di Masjid Agung Darul Jalal Tanjung Belimbing, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, resmi ditutup Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Malinau Drs. H. Edy Marwan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan peserta tahun ini dinilai luar biasa. Disamping peningkatan jumlah peserta, terjadi juga peningkatan kualitas peserta. “Musabaqah ini telah menghasilkan para juara baik itu Qori maupun Qori’ah serta cabang lain. Untuk lebih memantapkan peserta maka LPTQ akan melaksanakan Training Center,” ujarnya.

Sementara itu,  Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menyampaikan MTQ memberi warna sangat spesifik bagi bangsa Indonesia. Terutama membangun silahturahmi yang mendalam antar seluruh umat beragama yang mengusung semangat harmonis dalam kebersamaan.  “Secara pribadi sekaligus pimpinan daerah terus mendorong LPTQ agar melakukan pembinaan yang sebaik-baiknya, agar peningkatan kualitas hidup masyarakat khususnya generasi muda dengan pemahaman, penguasaan al-Qur’an dengan baik dan benar,” jelasnya.

“Saya yakin dan percaya kalau kita terus tanamkan nilai-nilai agama untuk menjadi panutannya, saya yakin anak akan terkendali dengan baik,” imbuhnya.

Yansen berpesan kepada para juara jangan berbangga diri berlebihan, masih ada tantangan pada event yang akan datang. Untuk itu bersiaplah dengan maksimal agar persaingan dapat terus meningkat. “Tetaplah bersemangat dan berlatih dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Bupati Yansen berharap kepada semua pihak panitia penyelenggara, pembina dan pelatih serta calon-calon kafilah agar melakukan persiapan diri membawa nama baik Malinau di event tingkat provinsi. “Saya yakin tidak ada yang tidak mungkin, jika kita sungguh mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,”tuturnya. (Red/PROKOMPIM Malinau/MK*1).

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.