Resmikan Masjid Nurul Islam, Bupati Ibrahim Ali: Jadikan Masjid Pusat Ibadah, Persatuan, dan Pembinaan Umat

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengiringi langkah ratusan masyarakat yang memadati halaman Masjid Nurul Islam di Desa Tideng Pale Timur, Selasa (28/7/2026). Di tengah suasana yang penuh khidmat dan rasa syukur, Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali secara resmi meresmikan rumah ibadah yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah tersebut.

Peresmian masjid bukan sekadar penandatanganan prasasti atau pengguntingan pita. Momen itu menjadi simbol hadirnya sebuah pusat peradaban umat yang diharapkan mampu melahirkan generasi berakhlak, memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus menjadi ruang pemersatu masyarakat di tengah perkembangan Kabupaten Tana Tidung.

Dalam sambutannya, Bupati Ibrahim Ali menegaskan bahwa Masjid Nurul Islam dibangun sebagai rumah Allah yang terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial.

“Masjid ini adalah milik bersama. Siapa pun memiliki hak yang sama untuk datang beribadah, menuntut ilmu agama, dan menjadikan masjid sebagai tempat mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Menurut Bupati, fungsi masjid tidak boleh berhenti hanya sebagai tempat melaksanakan salat berjamaah. Lebih dari itu, masjid harus hidup dengan berbagai aktivitas keagamaan yang mampu membangun karakter umat, membina generasi muda, serta menjadi pusat dakwah yang membawa kesejukan bagi masyarakat.

Ia mengajak seluruh warga Desa Tideng Pale Timur untuk bersama-sama menjaga dan memakmurkan Masjid Nurul Islam melalui kegiatan yang bernilai ibadah dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Masjid akan menjadi besar bukan hanya karena bangunannya megah, tetapi karena jamaahnya hidup. Mari kita isi dengan salat berjamaah, majelis taklim, pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak, kajian keislaman, hingga kegiatan sosial yang memperkuat persaudaraan. Memakmurkan masjid adalah tanggung jawab seluruh umat,” tegas Ibrahim Ali.

Bupati juga berharap keberadaan Masjid Nurul Islam mampu menjadi pusat syiar Islam yang menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, toleransi, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Tana Tidung.

Ia meyakini, apabila masjid terus hidup dengan aktivitas positif, maka keberkahannya tidak hanya dirasakan oleh jamaah, tetapi juga akan membawa dampak baik bagi kehidupan sosial masyarakat secara luas.

“Semoga Masjid Nurul Islam senantiasa menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan, memperkuat iman dan takwa, serta menjadi sumber keberkahan bagi masyarakat Desa Tideng Pale Timur khususnya dan masyarakat Kabupaten Tana Tidung pada umumnya,” harapnya.

Peresmian berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Masyarakat terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama hingga silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh agama, dan warga.

Kehadiran para pemimpin daerah dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus mendukung pembangunan sarana keagamaan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai religius.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, Sekretaris Daerah, Dandim 0914/TNT, perwakilan Polres Tana Tidung, para Asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Tideng Pale Timur yang memadati area Masjid Nurul Islam.

Peresmian Masjid Nurul Islam menjadi penanda bahwa pembangunan di Kabupaten Tana Tidung tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan spiritual masyarakat. Sebab, dari masjid yang makmur diharapkan lahir masyarakat yang religius, harmonis, dan mampu bersama-sama menjaga persatuan demi kemajuan daerah. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses