SDM Berkualitas dan Memiliki Daya Saing Global

by Metro Kaltara

orasi

Pj Gubernur Orasi Ilmiah di Acara Wisuda Uniba

Balikpapan-Metrokaltara.com: Perguruan Tinggi memiliki peran besar dan strategis sebagai sarana bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing global. Sebab SDM yang handal akan mampu bertahan dalam menghadapi tantangan global, dimana yang terdekat pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan akhir 2015 mendatang.

“Perguruan Tinggi juga berperan untuk menghasilkan lulusan yang kreatif dan inovatif dengan keterampilan khusus yang dibutuhkan dalam berbagai sektor ekonomi, memiliki kemampuan beradaptasi yang tinggi sehingga mampu terus memperbaharui struktur ekonomi dan sosial yang relevan dengan perubahan dunia,”papar Penjabat Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie dalam orasi ilmiah dengan judul Peluang dan Tantangan Perguruan Tinggi Menghadapi MEA 2015 di depan 392 sarjana dan pasca sarjana lulusan Universitas Balikpapan yang diwisuda di ruang pertemuan Swissbel Hotel, Balikpapan, Sabtu (18/10).

Sebab, lanjut Irianto berdasarkan artikel di salah satu media nasional disebutkan persaingan lulusan Perguruan Tinggi anggota ASEAN 2015 dalam mengisi pasar kerja terbuka akan sangat ketat. Diperkirakan dampak yang akan dirasakan adalah sekitar 600 ribu lulusan Perguruan Tinggi Indonesia akan menganggur jika tidak memiliki kualitas dan daya saing global.

SDM Berkualitas, lanjut Irianto sangat dibutuhkan karena akan memiliki daya kreatifivitas dan inovasi yang tinggi, mampu membangun jaringan atau networking yang luas, mampu menguasai teknologi serta akan mampu mengelola Sumber Daya Alam (SDA) secara bijak. Dengan demikian kedepan Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia seharusnya mampu mencetak lulusan-lulusan yang mampu berdaya saing global dengan ciri memiliki jiwa entrepreneurship yang mampu menciptakan peluang usaha dengan produk yang berkualitas.

Mampu bersosialisasi di dunia global dengan minimal penguasaan satu bahasa asing sehingga secara mandiri dapat membuka peluang yang lebih luas untuk menggali potensi ekonomi.

“Tidak kalah pentingnya menanamkan semangat nasionalisme bangga terhadap bangsanya sendiri salah satunya mempelopori cinta akan produk anak bangsa. Selain itu lulusan Perguruan Tinggi juga, harus memiliki jati diri yang jelas dan kuat sehingga mampu menyaring setiap budaya asing yang masuk,”ujarnya.

Agar mampu meluluskan sarjana yang berkualitas, lanjut Irianto, salah satu solusi yang harus ditempuh. Dengan menjembatani sistem pendidikan saat ini dimana sebelumnya berpola bagaimana kehidupan siswa sesuai zamannya menjadi bagaimana siswa mampu belajar untuk menghadapi zamannya.

Semua pihak mulai dari siswa, orang tua, tenaga pengajar, pemangku kepentingan bersama-sama mendorong agar pembelajaran yang dilaksanakan mampu menarik minat dalam pengembangan kemampuan analisis, kreatif, reflektif dan aktif.

“Supaya mampu bersaing dan sejahtera pada abad yang baru, kita perlu belajar lebih banyak dan belajar dengan cara yang berbeda mulai dari tehnik, metoda, sarana dan prasarana serta Teknologi Informasi (IT). Sebab kedepan, siswa akan menghadapi resiko yang lebih banyak dan situasi yang penuh ketidakpastian sehingga mereka memerlukan pengetahuan yang lebih banyak dan menguasai keterampilan yang lebih dibandingkan generasi sebelumnya,”ujarnya.

Reporter: Darajat M/Hmsprov

Editor: Muhammad Reza R.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.